Panti Werdha Damai Manado
Kehidupan Lansia di Panti Werdha Damai Manado Kembali Normal Usai Kebakaran
Ketua Panti Werdha Damai, Olva Sumual (76), menjelaskan proses kepulangan para lansia dimulai sejak 8 Januari 2026.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Sebagian lansia masih mampu mengurus diri sendiri, meskipun ada juga yang mengalami gangguan ingatan ringan hingga berat akibat faktor usia.
“Sehat-sehat, hanya memang ada yang sudah banyak lupa. Itu faktor usia,” katanya.
Dalam operasional sehari-hari, para petugas bertanggung jawab atas berbagai kebutuhan lansia mulai dari memasak, mencuci pakaian, memandikan penghuni, hingga memastikan kebutuhan makan dan minum terpenuhi.
Aktivitas di panti dimulai sejak dini hari.
Para petugas biasanya bangun sekitar pukul 05.00 Wita untuk menyiapkan bubur, sementara waktu makan pagi dimulai pukul 06.00 Wita.
Kegiatan mandi dan kebersihan lansia dilakukan sejak pukul 07.00 Wita, dilanjutkan dengan aktivitas makan siang dan sore.
Baca juga: Harga Emas Tinggi, Anak Muda Manado Mulai Berinvestasi
Baca juga: YKYU dan Sekretaris JARNAS Bersama Polsek Bandara Bangun Sinergi Lawan Human Trafficking di Sulut
“Kebutuhan makan dan minum semuanya disiapkan oleh panti. Kalau ada oma-oma yang butuh sesuatu, kami langsung layani,” tambah Olva.
Meski sempat dilanda kebakaran, Panti Werdha Damai Manado terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar para lansia dapat menjalani hari tua dengan aman dan layak.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/di-Lingkungan-7-Kelurahan-Ranomuut-Kecamatan-Paal-Dua-Kota-Manado-Sulawesi-Utara.jpg)