Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran di Manado

Saksi Mata Ungkap Kondisi Jelang Kebakaran 2 Rumah di Mahakeret Timur Manado

“Ini kan hari Senin waktunya buang sampah. Saya keluar dari dapur, api sudah besar di kamar rumah sebelah,”

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
KEBAKARAN - Sisa-sisa kebakaran di Lingkungan IV Kelurahan Mahakeret Timur, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (26/1/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Kedua rumah tersebut diketahui milik keluarga Lontaan–Wantania dan Tumomor–Supit.
  • Peristiwa ini terjadi secara cepat dan sempat membuat warga sekitar panik.
  • Saksi mata, Jefri Raranta, menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. 

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kebakaran menghanguskan dua unit rumah warga di Lingkungan IV Kelurahan Mahakeret Timur, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (26/1/2026) pagi.

Kedua rumah tersebut diketahui milik keluarga Lontaan–Wantania dan Tumomor–Supit.

Peristiwa ini terjadi secara cepat dan sempat membuat warga sekitar panik.

Saksi mata, Jefri Raranta, menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. 

Saat itu, ia keluar dari dapur rumahnya untuk membuang sampah dan melihat api sudah membesar di kamar rumah tetangganya.

“Ini kan hari Senin waktunya buang sampah. Saya keluar dari dapur, api sudah besar di kamar rumah sebelah,” ujar Jefri.

Ia mengaku sempat melihat anak dari penghuni masuk ke dalam rumahnya, sementara sang ayah masih tertidur. 

KEBAKARAN - Kebakaran dua rumah di Lingkungan IV Kelurahan Mahakeret Timur, Wenang, Manado, Sulawesi Utara, Senin (26/1/2026). Damkar Manado mengerahkan 20 personel.
KEBAKARAN - Kebakaran dua rumah di Lingkungan IV Kelurahan Mahakeret Timur, Wenang, Manado, Sulawesi Utara, Senin (26/1/2026). Damkar Manado mengerahkan 20 personel. (Dok. Damkar Manado)

Jefri pun langsung membangunkannya agar segera menyelamatkan diri.

Karena api terus membesar, Jefri memilih menyelamatkan rumahnya sendiri. 

Ia mematikan aliran listrik dan mengevakuasi sejumlah barang berharga.

“Saya sudah tidak bisa berbuat apa-apa selain menyelamatkan rumah saya dulu. Saya matikan sekring dan ungsikan beberapa barang,” jelasnya.

Tak berselang lama, api kemudian menjalar ke rumah yang berada di bagian atas.

Jefri bersyukur cuaca saat kejadian relatif bersahabat dan respons petugas pemadam kebakaran cepat.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Baca juga: 4 Berkas Perkara Korupsi Dana IsDB dan RMP Unsrat Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Manado

Baca juga: Pemerintah Kota Manado Siap Kapan Saja untuk Pindahkan TPA ke Ilo Ilo

Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved