Kamis, 21 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pesawat ATR Hilang Kontak

Sambut Jenazah di Manado, Keluarga Florencia Wibisono Harap Korban Lain Bisa Segera Dipulangkan

"Ini saya rasa jadi doa kita sama-sama satu bangsa, akhirnya bisa ketemu semua dan berhasil dievakuasi,”

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
AMBULANS - Ambulans yang membawa jenazah Florencia Wibisono dari Bandara Sam Ratulangi Manado, Jumat (23/1/2026). Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. 
Ringkasan Berita:
  • Jenazahnya disambut tangis oleh keluarga besar di terminal kargo.
  • Hadir pula kakak kandung dan ipar Florencia, Natasya Wibisono dan Felix Agoes beserta anak.
  • Mereka kembali berterimakasih kepada seluruh pihak.

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Keluarga menyambut kedatangan jenazah Florencia Wibisono di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, Jumat (23/1/2026).

Perempuan yang akrab disapa Olen ini menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Jenazahnya disambut tangis oleh keluarga besar di terminal kargo.

Hadir pula kakak kandung dan ipar Florencia, Natasya Wibisono dan Felix Agoes beserta anak.

Mereka kembali berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

JENAZAH - Jenazah Florencia Wibisono tiba di Terminal Kargo Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (23/1/2026). Keluarga mengadakan ibadah singkat.
JENAZAH - Jenazah Florencia Wibisono tiba di Terminal Kargo Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (23/1/2026). Keluarga mengadakan ibadah singkat. (Tribun Manado/Isvara Savitri)

Menurut Felix, seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian hingga proses evakuasi para korban.

“Kami mengucapkan terima kasih buat semua yang ambil bagian dalam pencarian baik adik kami maupun semua sampai bisa ketemu," tuturnya.

Felix mengaku bersyukur ketika mendengar kabar seluruh korban kecelakaan berhasil dievakuasi.

"Ini saya rasa jadi doa kita sama-sama satu bangsa, akhirnya bisa ketemu semua dan berhasil dievakuasi,” ujar Felix.

Keberhasilan evakuasi memberikan ketenangan bagi keluarga karena para korban akhirnya dapat dipulangkan ke daerah masing-masing dan dimakamkan secara layak.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 16:8, Tetap Teguh Karena Tuhan di Sisi Kita

Baca juga: Polres Bolmong Limpahkan Kasus PETI Totabuan Lengkap dengan Bukti Alat Berat ke Kejari Kotamobagu

"Seperti kami bisa bawa Olen pulang, supaya mereka juga bisa bawa keluarga mereka juga dan dimakamkan dengan layak,” lanjutnya.

Jenazah Olen telah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa.

Rencananya pemakaman akan berlangsung Sabtu (24/1/2026) siang di Desa Ranomerut, Kecamatan Eris.(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved