Breaking News
Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan Mayat di Tomohon

Bukti Pesan Chattingan Grup Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Unima terhadap Evia Dibawa ke Polda Sulut

Dugaan bukti pelecehan oknum dosen Unima terhadap Evia diserahkan tim kuasa hukum korban kepada penyidik Polda Sulut.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Tribun Manado/Handout
EVIA - Almarhumah Evia Maria Mangolo, seorang mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) yang meninggal dunia di indekos wilayah Kota Tomohon. Kabar terbaru dugaan bukti pelecehan oknum dosen Unima terhadap Evia diserahkan tim kuasa hukum korban kepada penyidik Polda Sulut. 

Ringkasan Berita:
  • Evia Maria Mangolo, seorang mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) yang meninggal dunia di indekos wilayah Kota Tomohon.
  • Dugaan bukti pelecehan oknum dosen Unima terhadap Evia diserahkan tim kuasa hukum korban kepada penyidik Polda Sulut.
  • Amatan TribunManado.co.id pada Selasa siang, tim kuasa hukum bersama keluarga korban awalnya mendatangi ruang SPKT lalu ke bagian PPA Polda Sulut.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak kuasa hukum keluarga Antoineta Evia Maria Mangolo atau Evia, mendatangi mabes Polda Sulut, Selasa (6/1/2026). 

Evia merupakan mahasiswi Unima yang ditemukan meninggal dunia secara tak wajar di tempat kos di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Amatan TribunManado.co.id pada Selasa siang, tim kuasa hukum bersama keluarga korban awalnya mendatangi ruang SPKT lalu ke bagian PPA.

Kuasa hukum pihak keluarga Niczem Alfa Wengen mengatakan, kedatangan mereka untuk menyerahkan bukti dugaan pelecehan oknum dosen Unima berinisial DM kepada penyidik Polda Sulut

"Ini sebagai bahan tambahan bagi penyidik untuk mengambil keterangan pada saksi-saksi," katanya. 

Ia menyatakan, bukti yang dibawa, salah satunya berupa chattingan grup, di mana almarhum beber keterangan terkait dugaan pelecehan oleh oknum dosen DM. 

Selain sebagai bahan penyelidikan, beber dia, bukti diajukan karena hingga kini DM masih mengelak telah melakukan pelecehan. "Terinformasi DM masih mengelak," kata Niczem.

Ia menuturkan, pihaknya bertekad mengusut tuntas kasus ini agar keadilan dapat diberikan untuk keluarga. 

Bukti Diserahkan ke Rektorat Unima

Pada Senin (5/1/2026) kemarin, Tim kuasa hukum keluarga Evia telah lebih dulu menyerahkan bukti dugaan pelecehan oleh oknum Dosen DM ke pihak Rektorat Unima.

Kuasa hukum keluarga yakni Niczem Alfa Wengen menuturkan, laporan diterima Satgas dan Rektorat Unima. "Kami bawa laporan bukti pelecehan," katanya. 

Dikatakannya, laporan dilayangkan lantaran oknum dosen masih mengelak telah melakukan pelecehan. Itu dikatakan DM pada anggota Satgas. 

"Ia terinformasi sudah dipanggil tim satgas, tapi ia masih mengelak, makanya kami bawa bukti-bukti," katanya. 

Sebut dia, bukti tersebut salah satunya berisi video mengenai titik lokasi dosen membawa korban dalam mobil. 

Menurut Niczem, tanggapan pihak Rektorat dan Satgas sangat positif. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved