Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan Mayat di Tomohon

Dokter Forensik Minta Waktu Otopsi Jenazah Evia, Kuasa Hukum: Petugas Alami Kesulitan

Kuasa Hukum Cyprus Tatali dalam keterangannya menuturkan, proses otopsi butuh waktu dikarenakan jenazah Evia sudah dimandikan dan diformalin. 

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Arthur_Rompis
BUTUH WAKTU - Cyprus Tatali dan keluarga Evia. Kuasa Hukum Cyprus Tatali menuturkan proses otopsi butuh waktu dikarenakan jenazah Evia sudah dimandikan dan diformalin.  

Ringkasan Berita:
  • Petugas otopsi minta waktu untuk dapat mengotopsi jenazah almarhum Evia. 
  • Proses otopsi jenazah Evia butuh waktu karena jenazah sudah dimandikan dan diformalin. 
  • Pihak keluarga berharap Kapolda Sulut punya kemampuan untuk mengungkap kasus tersebut.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak kuasa hukum terus berupaya keras mengungkap misteri dibalik kematian Antoineta Evia Maria Mangolo, mahasiswa UNIMA yang tewas tak wajar di tempat kos di Tomohon. 

Minggu (4/1/2026), tim mendatangi TKP kematian Evia serta rumah sakit. 

Kuasa Hukum Cyprus Tatali dalam keterangannya menuturkan, proses otopsi butuh waktu dikarenakan jenazah Evia sudah dimandikan dan diformalin. 

"Petugas otopsi alami kesulitan karena jenazah sudah dimandikan dan diformalin, ini dikeluhkan dokter forensik," kata dia. 

Sebut dia, petugas otopsi minta waktu untuk dapat mengotopsi jenazah almarhum Evia. 

Ia menuturkan, jika jenazah dimandikan dan diformalin atas izin Inafis, maka itu prosedur yang benar.

"Kalau di luar prosedur, itulah yang disebut improsedural, dalam pidana ini bisa masuk kategori menghalangi penyelidikan, karena sebelum ada petugas Inafis sudah diambil tindakan," katanya. 

Beber dia, pihak keluarga berharap Kapolda Sulut punya kemampuan untuk mengungkap kasus tersebut.

Dirinya percaya dengan kemampuan dan reputasi Kapolda Sulut. 

"Pak Kapolda sudah sangat berpengalaman, kami percaya back ground beliau yang mumpuni, tentu di pundak beliau kami dari keluarga berharap tabir kematian Evia dapat dibuka," katanya. 

Keluarga Menduga Evia Dibunuh

Pihak keluarga Antoineta Evia Maria Mangolo, berharap tabir di balik kematian putri mereka dapat dibuka. 

Mereka menduga kematian Evia bukan bunuh diri, tapi dibunuh. 

Keluarga melalui kuasa hukum Cyprus Tatali menyatakan, pihak keluarga memutuskan untuk mengotopsi jenazah Evia untuk mengungkap penyebab kematiannya. 

"Agar supaya tidak ada multi tafsir, maka diputuskan untuk diadakan otopsi," katanya kepada Tribunmanado di rumah persemayaman jenazah di Perum CBA Gold Mapanget, Minut, Jumat (2/1/2026). 

Dikatakannya, sang ayah telah membawa putrinya untuk otopsi beberapa hari yang lalu. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved