Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Kerja

Keterangan PT SMA Terkait Kecelakaan Kerja 2 Karyawan di Area Pertambangan Minahasa Utara

Pihak PT Samudera Mulia Abadi (SMA) memberikan keterangan terkait meninggalnya dua karyawan mereka di area tambang Marawuwung.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/PT SMA
PT SMA - Kantor PT Samudera Mulia Abadi (SMA) di Jalan Pomurow, Kelurahan Tikala Baru, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara. Dua karyawan PT SMA mengalami kecelakaan kerja di area pertambangan Minahasa Utara, Sulut. 
Ringkasan Berita:
  • Project Manager PT SMA memastikan bahwa insiden maut di areal tambang Marawuwung merupakan murni kecelakaan tunggal.
  • Dinas ESDM Sulawesi Utara melakukan investigasi menyeluruh untuk mengecek adanya potensi pelanggaran prosedur keselamatan kerja di lokasi kejadian.
  • Pihak keluarga telah memakamkan kedua korban di Kota Bitung setelah melalui prosesi ibadah pelepasan di rumah duka.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak PT Samudera Mulia Abadi (SMA) memberikan keterangan terkait meninggalnya dua karyawan mereka di area tambang Marawuwung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, yang dikelola PT MSM.

Menurut Project Manager PT. SMA, Ignatius Wantania apa yang terjadi merupakan kecelakaan tunggal. 

"Ya, kami pastikan, ini kecelakaan tunggal, sehingga mengakibatkan meninggalnya operator dan helper. Kami sangat berduka juga menyayangkan kejadian ini," kata Wantania sebagaimana rilis yang diterima Tribun Manado pada Selasa (23/12/2025). 

Menurut dia, kejadian terjadi di jalan tambang, bukan di area produksi. 

Selain itu, pihaknya selalu melakukan briefing terkait keselamatan kerja kepada seluruh Karyawan sebelum melakukan pekerjaan.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Sulawesi Utara, Frans Maindoka menyatakan bahwa saat ini pihaknya sementara melakukan investigasi apakah ada kesalahan prosedur keselamatan kerja yang dilanggar.

"Hasil sementara investigasi, belum ditemukan pengabaian terhadap standard operating procedure baik oleh management PT MSM maupun PT SMA," ujar dia.

Meski demikian, pihaknya tetap akan menunggu hasil keseluruhan investigasi bersama tim pusat, kemudian baru bisa menyimpulkan secara utuh kejadian ini.

Kedua korban meninggal telah dimakamkan hari ini, Selasa (23/12/2025)

Pemakaman didahului ibadah pelepasan di rumah duka Girian Atas dan Batu, kota Bitung.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved