Cuaca Ekstrem
Ini yang Disiapkan Pemkot Manado Hadapi Cuaca Ekstrem Desember 2025, Antisipasi Banjir Rob
Terkait langkah Pemkot Manado atasi bencana, ia menuturkan, telah diawali dengan gladi kesiapsiagaan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Terkait langkah Pemkot Manado atasi bencana, ia menuturkan, telah diawali dengan gladi kesiapsiagaan.2.Dikatakannya keberadaan Bendungan kuwil telah cukup menghindarkan kota Manado dari banjir.3.Diketahui hujan deras disertai angin kencang melanda Manado Senin (1/12/2025) sore.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Pemerintah kota (Pemkot) siap siaga menghadapi cuaca ekstrem di awal bulan Desember 2026.
Kaban BPBD Manado Donald Sambuaga menuturkan, pihaknya baru saja mengikuti zoom dengan Depdagri untuk menyikapi perkembangan bencana di tanah air.
"Kami baru mengikuti zoom untuk mengikuti arahan dari pemerintah pusat," kata dia di kantor Wali Kota Manado di Kelurahan Tikala Ares, kota Manado, provinsi Sulut, Senin (1/12/2025).
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Manado, Nelayan Tidak Melaut: Kami Khawatir Tak Bisa Mencari Nafkah Sampai Natal
Terkait langkah Pemkot Manado atasi bencana, ia menuturkan, telah diawali dengan gladi kesiapsiagaan.
"Kami pun menyiapkan pos komando siaga darurat bencana," kata dia.
Hal lain yang disiapkan adalah SK siaga bencana.
Ungkap dia, pihaknya juga terus mencermati peringatan dini BMKG.
"Kami bekerjasama dengan BMKG, memantau kondisi real cuaca tiap beberapa jam," katanya.
Beber dia, pihaknya juga melakukan pemetaan wilayah bencana di Manado.
Sebutnya Manado potensial untuk bencana banjir, longsor dan banjir rob.
Banjir rob adalah banjir di tepi pantai karena permukaan air laut yang lebih tinggi daripada bibir pantai atau daratan di pesisir pantai.
Banjir rob secara khusus diartikan sebagai banjir yang diakibatkan oleh air laut yang menggenangi daratan yang lebih rendah, tetapi sebenarnya tidak terbatas pada banjir yang berakibat oleh air laut melainkan juga curah hujan tinggi di daratan yang menyebabkan air melambat mengalir ke laut yang hasilnya akan mengakibatkan air tertahan dalam waktu yang relatif lama di daratan pesisir pantai.
Fenomena ini juga diperparah oleh kondisi pasang naik air laut pada waktu-waktu tertentu.
Masalah banjir rob merupakan masalah serius yang dihadapi beberapa wilayah pesisir di Indonesia seperti pesisir utara Pulau Jawa, pesisir timur Sumatera Utara, pesisir pantai Kalimantan Barat dan Selatan.
"Manado memang rawan banjir karena posisinya di hulu dari lima sungai besar, " kata dia.
Dikatakannya keberadaan Bendungan kuwil telah cukup menghindarkan kota Manado dari banjir.
Diketahui hujan deras disertai angin kencang melanda Manado Senin (1/12/2025) sore. (ART)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Kapal dari Manado ke Nusa Utara Kembali Berlayar Pasca Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem di Manado, KSOP Pertimbangan Keberangkatan Kapal, Koordinasi dengan BMKG |
|
|---|
| Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 7 Hari Sulawesi Utara, 1-7 September 2025 |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem di Sulut: Banjir Kepung Sangihe, Kapal Tak Bisa Sandar di Pelabuhan Tagulandang Sitaro |
|
|---|
| Akibat Cuaca Ekstrem, Lagi Rentetan Pohon Roboh Kembali Terjadi di Kecamatan Matuari Bitung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/BPBD-Manado-regrtgrt.jpg)