Jumat, 5 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Buaya di Manado

Buaya Belum Ditemukan, Peringatan Tanda Waspada Terpasang di Manado Bay, Masih Ada yang Main Jetski

Amatan TribunManado. Com, Jumat (7/11/2025), tanda peringatan untuk tidak melakukan olahraga air terpasang di beberapa  titik di Manado Bay.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Arthur Rompis
TANDA PERINGATAN - Tanda peringatan di Manado Bay, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (7/11/2025). Tanda peringatan dipasang agak mencolok agar supaya dapat disimak baik - baik oleh warga. Namun sejumlah warga bersikap abai. Bahkan kegiatan jet ski masih ada. 
Ringkasan Berita:
  • Amatan TribunManado. Com, Jumat (7/11/2025), tanda peringatan untuk tidak melakukan olahraga air terpasang di beberapa titik di Manado Bay
  • Tanda peringatan dipasang agak mencolok agar supaya dapat disimak baik - baik oleh warga. 
  • Namun sejumlah warga bersikap abai. Bahkan kegiatan jet ski masih ada.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kawasan perairan Manado Bay untuk sementara musti steril dari kegiatan renang, selam dan olahraga air. 

Hal itu disebabkan kemunculan buaya di perairan Selat Manado, Kota Manado, Sulawesi Utara

Amatan TribunManado. Com, Jumat (7/11/2025), tanda peringatan untuk tidak melakukan olahraga air terpasang di beberapa titik di Manado Bay

Tanda peringatan dipasang agak mencolok agar supaya dapat disimak baik - baik oleh warga. 

Namun sejumlah warga bersikap abai. 

Bahkan kegiatan jet ski masih ada.

Personel Dishub Manado sigap dengan meminta pengemudi Jet Ski untuk merapat kembali ke dermaga. 

Teror buaya memang terasa hingga ke kawasan wisata itu. 

Sejumlah warga menyaksikan kemunculan buaya di sana pada Rabu (5/11/2025). 

Buaya itu muncul dua kali. 

Satu pada sore. Satu pada malam. 

"Buaya pada sore berada dekat pesisir, pada malam lebih dekat lagi, " kata seorang penjual di Manado Bay

Ia mengaku awalnya mengira buaya itu foto AI. Ia percaya saat melihat dengan mata dan kepala sendiri. 

"Besar sekali hingga bisa di zoom, " katanya. 

Arnold seorang warga menyebut dermaga itu memang rada sepi setelah isu buaya. 

Biasanya, kata dia, banyak warga yang berenang dan menyelam.

"Tapi saat ini kosong, " kata dia. 

Ia meminta pihak terkait segara mengamankan buaya tersebut demi keselamatan masyarakat. 

Hewan ganas itu menampakkan diri di sejumlah lokasi. 

Terakhir di dermaga Manado Bay, kawasan Mega Mas di Kelurahan Wenang, Kecamatan Wenang, kota Manado, provinsi Sulut. 

Sejumlah warga melihat buaya itu nongol di kawasan tersebut. 

Sekda Manado Steven Dandel mengeluarkan imbauan terhadap warga untuk jangan dulu beraktivitas di tepi Selat Manado. 

"Kami menginformasikan kepada warga untuk menghindari kegiatan mandi, menyelam dan 
memancing di tepi selat Manado karena diduga ada satwa liar buaya," kata dia Kamis (6/11/2025). 

Ungkap dia, pihaknya bersama BKSDA tengah berupaya menangkap satwa tersebut. 

Ia minta warga memberi informasi jika melihat keberadaan satwa itu. 

Kemunculan buaya membuat sejumlah warga Manado ngeri. 

Dev seorang warga mengaku untuk sementara tidak mandi di pantai. 

"Sebelumnya saya sering mandi pantai, tapi ini tunda dulu," katanya. 

Ia meminta pihak terkait segera mengamankan satwa itu. 

Dikarenakan akan memicu ketakutan, baik warga atau turis. 

"Harus segera ditangani," katanya.

Komentar Akademisi 

Prof. Dr. Ir. Winda Mercedes Mingkid, M.Mar.Sc., ahli ilmu kelautan memberikan tanggapan terkait fenomena munculnya buaya di Teluk Manado, Sulawesi Utara, yang menggemparkan warga. 

Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Sam Ratulangi Manado ini menyebut, Sulawesi, termasuk Sulawesi Utara sejatinya adalah habitat bagi buaya laut atau buaya muara. 

Namun, saat ini populasi mereka menurun drastis dan terancam punah.

"Makanya saat ini, saat ada kemunculan buaya warga heboh. Padahal ya memang dulunya ini habitat mereka," terang dia. 

Beberapa Faktor Menurunya Populasi Buaya

Menurutnya ada bebrapa faktor yang menyebabkan semakin menurunya populasi buaya muara. 

  • Pembangunan

"Mungkin karena semakin masivnya pembangunan dan sebagainya ya," terang dia saat dimintai tanggapan oleh Tribun Manado lewat sambungan Whatshapp, Kamis (6/11/2025) malam. 

  • Dikonsumsi manusia

"Karena orang kita sejak dulu suka makan daging (buaya). Meski mungkin belum ada penelitian terkait ini ya, tapi saya mengasumsikan ini jadi salah satu faktor menurunnya populasi buaya," ujar dia, 

  • Diambil kulitnya

Faktor yang ketiga, selain diburu untuk dimakan mungkin juga buaya-buaya ini diburu untuk diambil kulitnya. 

"Karena kan buaya ini kulitnya sangat mahal," terang dia.

Kenapapa Tiba-Tiba Muncul?

Soal kenapa dia tiba-tiba muncul belakangan ini, Prof Winda menyebut ada dua kumungkinan:

  • Tersesat

Pertama, kemungkinan mereka tersesat karena terbawa arus atau hanyut terbawa badai. 

"Saya asumsikan mereka hanyut dan keluar dari tempat yang sebenarnya. Mungkin disebabkan belum lama ini ada badai yang keras sekali di perairan Filipina," terang dia.

  • Kecuar Cari Makan

Kedua, mereka keluar untuk cari makan.

Kemungkinan mereka keluar lantaran mengejar mangsa mereka hingga muncul di pesisir pantai Manado.

"Bisa jadi juga, makanan atau mangsa di tempat asal mereka sudah tidak ada karena itu mereka keluar," ujar dia.

Penanganan

Lantas bagaimana cara penanganannya? Pasalnya, tempat buaya itu muncul adalah kawasan di mana manusia kerap beraktivitas seperti memancing hingga mandi.

Terkait hal ini Prof Winda menyebut, ada baiknya buaya-buaya itu digiring keluar dari Teluk Manado ke tempat yang lebih aman seperti ke Kawasan Konservasi terdekat yakni di Mantehage.

"Jangan dibunuh. Jangan dimusnahkan karena populasi mereka saat ini sudah sangat sedikit di Sulawesi. Populasi mereka yang terus menurun ini juga yang menyebabkan warga kaget lihat ada buaya, padahal dulu di sini memang habitat mereka," ujar dia. (TribunManado: Art/Riz)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved