Breaking News
Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Pagi Markus 14:3-9 dan Yohanes 12:1-8, Minyak Narwastu

Yudas menilai itu adalah pemborosan, namun Yesus mengizinkan karena itu adalah tindakan iman.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Alpen Martinus
RENUNGAN: Foto Alkitab. Renungan harian Kristen Markus 14:3-9; Yohanes 12:1-8. 

Ringkasan Berita:1.‎Berikut renungan harian Kristen berjudul Narwastu.

‎2.Firman Tuhan dalam Markus 14:3-9; Yohanes 12:1-8.

3.Setiap kali kita mendengar kata Narwastu, kita mengingat apa yang Maria lakukan sebagai persiapan penguburan Yesus.

TRIBUNMANADO.CO.ID- Manfaatkan waktu pagi hari untuk membaca dan merenunkan Firman Tuhan.

Kita akan mendapatkan petunjuk menjalani kehidupa.

Berikut renungan harian Kristen berjudul Narwastu.

Baca juga: Renungan Malam Rut 1:14-16, Keputusan Penting

Ditulis oleh Zandy Keliduan dalam moment of inspiration LPMI.

Firman Tuhan dalam Markus 14:3-9; Yohanes 12:1-8.

Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu. (Yoh 12:3)

David Guzyk menjelaskan, sudah menjadi tradisi Yahudi ketika tamu memasuki rumah, kaki mereka cuci dengan air dan kepala mereka diolesi sedikit minyak atau parfum.

Namun Maria tidak mengolesi dengan sedikit minyak namun mencurahkannya ke kepala Yesus dan membasuh kaki Yesus tidak dengan air melainkan dengan minyak narwastu yang mahal dan menyeka dengan rambutnya (Yoh 12:3-5).

Yudas Iskariot memperkirakan harga minyak Narwastu tersebut 300 dinnar dimana 1 dinar adalah upah per hari pekerja harian saat itu.

Dibandingkan saat ini kurang lebih harganya 68 jutaan (di Jakarta Rp 229.195 upah per hari).

Yudas menilai itu adalah pemborosan, namun Yesus mengizinkan karena itu adalah tindakan iman.

Maria merasa harus melakukan lebih dari sekedar tradisi.

Mahkota di kepalanya digunakan untuk menyeka kaki Yesus, Narwastu yang sangat mahal dipecahkan tutupnya sehingga dapat dicurahkan ke atas kepala Yesus.

Tindakannya merupakan ekspresi penghormatan dan penghargaan Maria terhadap Yesus.

Ia mengenal Yesus secara pribadi dan mengakui kedaulatanNya atas segala sesuatu.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved