Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Pemuda Kristen, 1 Yohanes 2:22-23, Antikristus

Renungan harian pemuda kristen. Pembacaan alkitab terdapat pada 1 Yohanes 2:22-23. Tema perenungan adalah Antikristus.

Tayang:
Editor: Chintya Rantung
Tribun Manado/Chintya Rantung
OBOR - Renungan harian pemuda kristen. Pembacaan alkitab terdapat pada 1 Yohanes 2:22-23. Tema perenungan adalah Antikristus. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian pemuda kristen.

Pembacaan alkitab terdapat pada 1 Yohanes 2:22-23.

Tema perenungan adalah Antikristus.

Khotbah:

Sobat Obor, ada seorang pendeta dari Rumania yang bernama Richard Wurmbrand ia dipenjara dan disiksa selama 14 tahun oleh rezim komunis karena memberitakan Injil dari tahun 1948 – 1964 Ia ditekan untuk menyangkal Kristus dan berhenti berkhotbah.

Ia menolak dan akhirnya harus merelakan dirinya hidup dalam terali besi. Di penjara, ia tetap mengajar Alkitab secara rahasia dan menguatkan sesama tahanan.

Ia kemudian ditebus oleh sekelompok orang Kristen Norwegia, yang membayar pemerintah Rumania sebesar $ 10.000.

Setelah bebas, ia kemudian mendirikan pelayanan Misi Kristen untuk dunia komunis yang sekarang kemudian menjadi badan amal bernama Release International, yang mendukung mereka yang teraniaya karena iman. 

Kisah ini memotivasi kita bahwa tanpa penyangkalan terhadap iman di dalam Tuhan Yesus dengan tetap beriman di tengah bahaya sekalipun akan menghadirkan buah kemenangan-kemenangan dalam hidup orang percaya.

Sobat obor, hari ini Tuhan menghendaki kita untuk tidak menyangkal Dia dan kebenaranNya.

Jangan menjadi antikristus yaitu orang-orang yang berupaya untuk menempatkan dirinya pada tempat Kristus.

Yohanes mengatakan siapakah pendusta itu? Yaitu mereka yang menyangkal Kristus, baik Bapa maupun Anak.

Sebab siapa yang menyangkal Anak tidak memiliki Bapa. 

Sebaliknya yang mengakui Anak (Yun. homologon, pernyataan yang berani dan terbuka mengenai Anak yaitu Yesus sebagai Tuhan) maka ia memiliki (Yun. ekho, mempunyai, tetap berada dalam) Bapa.

Sobat obor, renungkanlah dalam kehidupanmu yang kau jalani setiap hari apakah kita selalu mengakui Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhanmu dalam segala aspek kehidupan yang kita jalani?

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved