Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Minggu 1 Yohanes 2:18-19, Waspada Antikristus Berasal dari Dalam

Mereka menyesatkan orang dengan mengatakan bahwa Yesus bukan Tuhan dan tidak bangkit

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Alpen Martinus
RENUNGAN: Gambar Salib. Renungan harian Kristen 1 Yohanes 2:18-19 

Ringkasan Berita:1. Renungan harian Kritsen berjudul Waspada, Antikristus Berasal dari Dalam.

2. Bacaan Alkitab dalam 1 Yohanes 2:18-19.
3. Mereka menyesatkan orang dengan mengatakan bahwa Yesus bukan Tuhan dan tidak bangkit.

TRIBUNMANADO.CO.ID- Alkitab berisi banyak sekali petunjuk kehidupan.

Untuk mengetahuinya, kita harus membaca dan merenungkan Firman Tuhan.

Renungan harian Kritsen berjudul Waspada, Antikristus Berasal dari Dalam.

Baca juga: Renungan Malam Hakim-hakim 9:50-57, Kejahatan Menuai Kehancuran

Bacaan Alkitab dalam 1 Yohanes 2:18-19.

Antikristus menyesatkan orang-orang termasuk orang Kristen agar tidak percaya pada Kristus.

Mereka menyampaikan berita bohong tentang Kristus, memanipulasi kebenaran dan memutarbalikkan segala firman Tuhan dan fakta tentang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia.

Mereka menyesatkan orang dengan mengatakan bahwa Yesus bukan Tuhan dan tidak bangkit.

Juga menyangkal kebenaran dengan menolak firman.

Mereka anti firman Tuhan dan suka melakukan kejahatan, dan mempengaruhi orang-orang agar tidak mengikuti Yesus.

Ironinya, ternyata mereka datang dari kalangan umat Kristen sendiri.

Sebenarnya sejak semula mereka ada bersama sebagai bagian dari umat Tuhan, namun kemudian membelot dan berkhianat kepada Tuhan.

Mereka melawan Tuhan dan melakukan yang tidak benar dan jahat, menipu banyak orang, menjerat orang-orang benar agar mengikuti jalan mereka yang sesat.

Mereka menyangkal bahwa Yesus sudah bangkit dari antara orang mati, naik ke sorga dan bertahta selamanya dalam kerajaan sorga.

Inilah yang perlu diwaspadai. Bahwa ternyata orang-orang yang tadinya ikut bersama dalam pelayanan dan penginjilan, berbalik menjadi musuh.

Yang lebih berbahaya lagi adalah, jika mereka tetap menjadi bagian dalam pelayanan gereja, tetapi kemudian merongrong dari dalam.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved