Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen 1 Korintus 1:1-3, Identitasmu Panggilanmu

Bukan sebuah kebetulan bahwa Paulus menjadikan panggilannya sebagai dasar identitasnya maupun identitas jemaat.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Alpen Martinus
RENUNGAN: Foto Alkitab. Renungan harian Kristen 

Ringkasan Berita:1.Berikut renungan harian Kristen berjudul identitasmu, panggilanmu.

‎2.Bacaan Alkitab dalam 1 Korintus 1:1-3.

3.Bukan sebuah kebetulan bahwa Paulus menjadikan panggilannya sebagai dasar identitasnya maupun identitas jemaat.

TRIBUNMANADO.CO.ID- Membaca Alkitab setiap hari akan membuat kita semakin mengenal siapa Tuhan Yesus.

Selain itu kita harus merenungkan Firman Tuhan agar mengerti kehendak Tuhan.

Berikut renungan harian Kristen berjudul identitasmu, panggilanmu.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Malam Lukas 7:18-35, Peneguhan Iman

Bacaan Alkitab dalam 1 Korintus 1:1-3.

Identitas seorang penulis tidak hanya diperlukan sebagai perkenalan, tetapi juga sebagai sumber otoritas atas pesan yang disampaikan.

Otoritas tersebut sangat menentukan apakah pesannya akan diterima dengan baik atau tidak.

Melalui salamnya, Paulus menyebutkan identitasnya sebagai rasul Kristus Yesus (1).

Agar tulisannya dapat diterima oleh jemaat di Korintus, ia menegaskan otoritasnya dan juga kesatuannya dengan mereka di dalam Yesus Kristus.

Bukan sebuah kebetulan bahwa Paulus menjadikan panggilannya sebagai dasar identitasnya maupun identitas jemaat.

Panggilan Allahlah yang telah menjadikan dia rasul, dan panggilan yang sama juga menjadikan jemaat orang-orang kudus (2). 

Kedua hal ini menunjukkan kesamaan sumber identitas antara Paulus dan jemaat di Korintus.

Bagi Paulus, panggilan ini menjadi dasar otoritasnya atas apa yang akan ia sampaikan kepada jemaat. Begitu pula jemaat, mereka tidak boleh melupakan panggilan yang memberi mereka proses pengudusan hidup dan nama Tuhan mereka Yesus Kristus yang kepada-Nya mereka semua berseru, yakni panggilan berdoa dan berharap.

Semua ini menekankan bahwa identitas orang percaya sangat berkaitan erat dengan siapa yang memanggil mereka.

Siapa yang menjadikan kita umat yang kudus, siapa yang memberikan anugerah dan damai sejahtera kepada kita, serta siapa yang menyertai kita (3). 

Bagi Dialah kita menjalani hidup ini dan menjaga relasi kita dengan sesama umat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved