Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Matius 26:63b-64, Memperbaiki yang Keliru

Renungan Harian Kristen, Matius 26:63b-64, Tema perenumgan adalah Memperbaiki Yang Keliru

|
Editor: Chintya Rantung
Tribun Manado/Chintya Rantung
RENUNGAN - Berikut Renungan harian keluarga kristen, Matius 26:63b-64. Tema perenungan Memperbaiki Yang Keliru. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga Kristen.

Pembacaan alkitab terdapat pada Matius 26:63b-64.

26:63b Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."

26:64  Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."

Tema perenungan adalah Memperbaiki Yang Keliru.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Manusia bisa keliru dalam banyak hal, termasuk soal memahami Tuhan Allah. 

Seperti yang terjadi pada orang Yahudi yang menantikan Mesias. 

Bagi mereka, Mesias adalah raja orang Yahudi yang akan mengalahkan musuh-musuh Israel. 

Mereka menantikan Mesias untuk menggulingkan kekuasaan Romawi. 

Pemahaman ini keliru. 

Alkitab memberi kesaksian, kemenangan yang dibawa Mesias tidak berkaitan dengan urusan politik, melainkan kehidupan yang diselamatkan dari dosa.
 
Mesias yang dinantikan bukanlah pahlawan gagah perkasa dan siap berperang, tetapi Tuhan Allah yang datang menjelma jadi manusia dalam diri Yesus Kristus.
 
Sosok penuh kasih yang bersedia menderita dan mati demi mengampuni dosa manusia. 
Yesus Kristus memperbaiki kekeliruan ini. Ketika Imam Besar bertanya,
 
“apakah Engkau Mesias, Anak Allah atau tidak?” (ayat 63b),
 
Yesus Kristus menjawab pertanyaan ini dengan menyebut diri sebagai Anak Manusia, bukan Mesias. 

Yesus Kristus memberi makna baru pada kata Mesias, berbeda dari yang mereka pikirkan. 

Dialah Mesias, Tuhan Allah mahakuasa yang datang dalam wujud manusia, bukan untuk membebaskan mereka secara politik melainkan untuk menyelamatkan mereka dari dosa. 

Yesus Kristus berkata, 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved