Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Malam Matius 26:58, Jangan Menjauh dari Tuhan

Berikut renungan harian Kristen berjudul Jangan Menjauh dari Tuhan. Bacaan Aklkitab diambil dalam Matius 26:58.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
RENUNGAN: Tuhan Yesus Memberkati menjadi ikon Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Renungan Malam Matius 26:58, Jangan Menjauh dari Tuhan 

Ringkasan Berita:1.Berikut renungan harian Kristen berjudul Jangan Menjauh dari Tuhan
 
2.Bacaan Aklkitab diambil dalam Matius 26:58.
 
3.Dia berkata kepada Yesus bahwa dia akan membela Yesus hingga titik darah yang terakhir. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari sangat baik untuk kesehatan rohani kita.

Baik dilakukan pagi dan malam hari.

Akan membuat kita semakin dekat dengan Tuhan.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Hakim-hakim 6: 1-24, Pemimpin Cerdas dan Unik

Berikut renungan harian Kristen berjudul Jangan Menjauh dari Tuhan

Bacaan Aklkitab diambil dalam Matius 26:58.

Jika kita ditanya, siapa murid Yesus yang paling berani?

Pasti kita menjawab, "Simon Petrus!" Petrus yang juga disebut Kefas adalah satu-satunya murid yang pertama kali mengatakan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah. 

Dia berkata kepada Yesus bahwa dia akan membela Yesus hingga titik darah yang terakhir. 

Dia mengatakan, sekalipun mati, dia akan tetap bersama-sama Yesus. 

Yesus membantah perkataan Petrus itu dan mengatakan bahwa, dia akan menyangkal Yesus 3 kali, sebelum ayam berkokok.

Perkataan Yesus itu terbukti. Meski dia turut diajak Yesus menemani Dia ketika berdoa di taman Getsemani dan sempat memotong telinga hamba Imam Besar yang menangkap Yesus, namun pada proses selanjutnya, Petrus bersama para murid lainnya sudah lari meninggalkan Yesus. 

Mereka tercerai berai, seperti yang dikatakan Yesus sebelumnya. 

Tak terkecuali si murid yang se sumbar akan terus bersama Yesus hingga mati sekalipun. 

Ya, Petrus meski tidak meninggalkan Yesus namun dia tetap melihat dan mengamat-amati dari jauh.

Dia tidak berani mendekat, sebab Yesus dianiaya sedemikian sadis. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved