Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Hakim-hakim 6: 1-24, Pemimpin Cerdas dan Unik

Ketika Tuhan memimpin seorang untuk menjadi pemimpin, Tuhan tidak pernah sembarangan atau salah memilih orang

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Alpen Martinus
RENUNGAN: Foto salib. Renungan harian Kristen 

Ringkasan Berita:1.Berikut renungan harian Kristen berjudul pemimpin cerdas dan unik.
 
2.Firman Tuhan dalam Hakim-hakim 6: 1-24.
 
3. Ketika Tuhan memimpin seorang untuk menjadi pemimpin, Tuhan tidak pernah sembarangan atau salah memilih orang.

TRIBUNAMANADO.CO.ID- Alkitab banyak menyimpan cerita pemimpin yang hebat sepanjang sejarak.

Ada raja, nabi, hakim, rasul, dan orang hebat lainnya.

Kita bisa pelajari kemampuan mereka.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Wahyu 2:1-7, Komitmenku Cepat Berubah

Berikut renungan harian Kristen berjudul pemimpin cerdas dan unik.

Ditulis oleh RM Wahju Djatikoesoemo, S.Pd.

Firman Tuhan dalam Hakim-hakim 6: 1-24.

Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur agar tersembunyi bagi orang Midian. (Hakim-hakim 6:11 TB)

Bukti arkeologis menunjukkan bahwa alat pemeras anggur tersebar luas di Israel kuno, dan ukurannya bervariasi serta rumit tergantung pada wilayah dan periode waktu.

Biasanya, alat pemeras anggur terdiri dari lubang atau baskom tempat anggur dihancurkan dan saluran atau palung tempat sari buah anggur mengalir.

Sari buah anggur kemudian ditampung dalam tong atau toples untuk difermentasi.

Tempat pemerasan anggur seringkali terletak di lereng bukit, sehingga buah anggur dapat dengan mudah dibawa turun dari kebun anggur.

Alat pemeras anggur merupakan fitur penting dari Israel kuno, karena anggur merupakan hidangan pokok Mediterania dan bagian utama dari upacara keagamaan.

Bahkan, produksi anggur sangat penting sehingga Alkitab sering menuliskan, dan bahkan digunakan sebagai metafora untuk berkat Tuhan.

Ketika Tuhan memimpin seorang untuk menjadi pemimpin, Tuhan tidak pernah sembarangan atau salah memilih orang.

Dari narasi kitab ini kita belajar tentang kualitas Gideon sbb:

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved