Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen 2 Korintus 6:1-10, Menyikapi Kesukaran
Namun Tuhan akan menuntun kita bagaimana menyikapi situasi dan keadaan di sekitar kita.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1. Berikut rekomendasi renungan harian Kristen berjudul menyikapi kesukaran.2. Firman Tuhan diambil dalam 2 Korintus 6:1-103. Namun dia bersyukur oleh karena belas kasihan Tuhan, ia sudah terlepas dari jerat dosa (mengikuti hawa nafsunya) itu (cf. Gal. 1:13; 1 Tim 1:13).
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sikap hati kita menentukan apa yang akan kita perbiat.
Namun Tuhan akan menuntun kita bagaimana menyikapi situasi dan keadaan di sekitar kita.
Berikut rekomendasi renungan harian Kristen berjudul menyikapi kesukaran.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Amsal 27:1-6, Menyikapi Pujian
Firman Tuhan diambil dalam 2 Korintus 6:1-10
“Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran..” (2 Kor. 6:4)
Pernah ada seorang pemuda, anak petani, memanjat pohon kelapa yang cukup tinggi, tanpa kendali, menyabet tulang keringnya, dengan parang kelapa yang sangat tajam itu.
Darah pun mengalir deras, ia menjerit kesakitan, sembari menuruni pohon kelapa itu.
Setibanya di bawah, dia langsung melangkah dengan timpang menuju Balai Pengobatan desa sejauh ratusan meter.
Di sana ia harus dijahit oleh perawat, tanpa dibius, karena keterbatasan sarana itu.
Teriakannya pun sampai terdengar ratusan meter, tiap kali jarum menusuk kulit tulang keringnya itu.
Perawat itu berkata, “Tahan ya! “Tahan ya!” Bayangkan, dalam keadaan merintih, dia harus mendengar kata-kata sang perawat yang dikenal temperamental, yang sebenarnya sukar diterima itu.
Dalam suatu pertemuan Latihan Staf Nasional, seorang pembicara memulai dengan bertanya, “Di dunia ini apa yang paling sukar?”
Sontak semua terdiam dan berpikir sejenak, namun tak seorangpun bisa menjawab, sampai ia memberitahu sendiri jawabannya, bahwa yang paling sukar adalah kesukaran.
Ya, itu faktual, di mana hidup ini berjalan seiring dengan kesukaran.
Beberapa istilah dalam bahasa Inggris, seperti trouble, circumstances, difficulties, hardship atau adversity, banyak disebut secara silih berganti dalam Alkitab, semua merujuk pada apa yang disebut kesukaran.
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Selasa 12 Mei 2026, 1 Korintus 1:19, Aku Percaya dan Patuh |
|
|---|
| Renungan Ibadah Remaja Kristen, 1 Korintus 1:18-2:5, Iman Kamu Jangan Bergantung Pada Hikmat Manusia |
|
|---|
| Renungan Kaum Bapa Kristen, 1 Korintus 1:18-2:5, Iman Kamu Jangan Bergantung Pada Hikmat Manusia |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen 11 Mei 2026, 1 Korintus 1:19-21, Hikmat Dunia yang Gagal Menemukan Allah |
|
|---|
| Renungan Wanita Kaum Ibu Kristen, 1 Korintus 1:18-2:5, Imanmu Jangan Bergantung Pada Hikmat Manusia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ayat-Alkitab-dfvsdfvbsd.jpg)