Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jennifer Lopez Akan Pidato saat Kampanye Harris di Las Vegas

Jennifer Lopez lantang menyuarakan pencalonan Wakil Presiden Kamala Harris untuk jabatan Gedung Putih.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Jennifer Lopez. Dia lantang menyuarakan pencalonan Wakil Presiden Kamala Harris untuk jabatan Gedung Putih. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Jennifer Lopez lantang menyuarakan pencalonan Wakil Presiden Kamala Harris untuk jabatan Gedung Putih, dengan tampil dalam rapat umum kampanye di negara bagian medan tempur Nevada minggu ini.

Penyanyi dan bintang "Unstoppable" itu akan berpidato di acara "When We Vote We Win" di Las Vegas pada hari Jumat Wita, demikian yang diumumkan tim kampanye Harris pada hari Rabu. Grup musik Meksiko Maná juga akan tampil.

Judy Kurtz dari The Hill melaporkan, penyanyi berusia 55 tahun itu diharapkan menyampaikan pidato yang berfokus pada "pentingnya pemungutan suara, apa yang dipertaruhkan bagi negara dengan pemilihan ini dan mengapa dia mendukung" Harris, kata tim kampanye. Rapat umum pra-Hari Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada hari terakhir pemungutan suara awal di Silver State.

Lopez, yang orang tuanya adalah warga Puerto Rico,  tampil pada pelantikan  Presiden Biden pada tahun 2021, membacakan sebagian Ikrar Kesetiaan dalam bahasa Spanyol. 

Awal minggu ini, ia menyuarakan dukungannya terhadap kampanye Harris kepada 250 juta  pengikutnya di Instagram  setelah komedian Tony Hinchcliffe melontarkan  lelucon yang menghasut  tentang Puerto Rico di sebuah rapat umum di New York City untuk mantan Presiden Trump, dengan membandingkan wilayah AS itu dengan "pulau sampah terapung".

Lopez adalah yang terbaru dalam upaya yang dilakukan para bintang untuk mendukung Harris di hari-hari terakhir pemilihan presiden. Dalam beberapa hari terakhir, beberapa nama terkenal telah ikut serta dalam kampanye untuk wakil presiden tersebut,  termasuk Beyoncé ,  Bruce Springsteen , Spike Lee, dan lainnya. 

Kubu Harris membela penunjukan para penghibur tersebut sebagai perwakilan, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa tokoh-tokoh terkenal tersebut berfungsi sebagai "suara tepercaya bagi jutaan orang Amerika, yang mendengarkan musik mereka, mengikuti mereka di media sosial, atau terinspirasi oleh mereka."

Tim kampanye wakil presiden mengatakan bahwa mereka percaya “bahwa dengan menggunakan suara mereka untuk menentukan taruhan pemilu ini, hal itu akan semakin mendorong dan memobilisasi orang untuk ikut memilih.” (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved