Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2024

Pilkada Jabar 2024 Dinamis: 38 Persen Belum Tentukan Pilihan

Pilkada Jawa Barat 2024 masih sangat dinamis. Jajak pendapat terbaru menemukan 38,4 persen pemilih belum menentukan pilihan.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
ILustrasi kotak suara. Pilkada Jawa Barat 2024 masih sangat dinamis. Jajak pendapat terbaru menemukan 38,4 persen pemilih belum menentukan pilihan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Pilkada Jawa Barat 2024 masih sangat dinamis. Jajak pendapat terbaru menemukan 38,4 persen pemilih belum menentukan pilihan.

Pada simulasi top of mind ini, Calon Gubernur Jabar Dedi Mulyadi paling banyak disebut 47,5 persen, disusul Ahmad Syaikhu 9,2 persen, nama lain jauh lebih rendah. 

Demikian temuan survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Senin 14 Oktobert 2024.

Empat pasangan paslon telah resmi ditetapkan dan diundi nomor urutnya oleh KPU Provinsi Jawa Barat. 

Mereka adalah:

1. Acep Adang Ruhiat – Gitalis Dwi Natarina 
Diusung oleh PKB

2. Jeje Wiradinata – Ronal Sunandar Surapradja
Diusung oleh PDIP

3. Ahmad Syaikhu – Ilham Akbar Habibie Diusung oleh PKS, NasDem, dan PBB

4. Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan
Diusung oleh koalisi gemuk 13 partai, yaitu Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Perindo, Hanura, Gelora, Garuda, PBB, PKN, Partai Ummat dan Partai Buruh

Peneliti menanyakan "Seandainya pemilihan langsung Gubernur Jawa Barat diadakan hari ini, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai Gubernur?"

Hasilnya:

  • Dedi Mulyadi 47,5 persen
  • Ahmad Syaikhu 9,2 persen
  • Jeje Wiradinata 1,4 persen
  • Acep Adang Ruhiat 1,2 persen
  • Ilham Akbar Habibie 1,1 persen
    Lainnya di bawah 1 persen

Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi secera tertulis menjelaskan, survei Indikator Politik Indonesia pada 3-12 Oktober bertujuan untuk menjawabnya. 

Survei memotret aspirasi pemilih Jawa Barat, pada pasangan calon mana suara mereka akan diberikan, serta faktor-faktor yang berhubungan dengan pilihan tersebut.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1200 orang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat yang terdistribusi secara proporsional.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel tersebut memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Tribun)

141024-top of mind
Infografis survei Pilkada Jabar 2024. Pilkada Jawa Barat 2024 masih sangat dinamis. Jajak pendapat terbaru menemukan 38,4 persen pemilih belum menentukan pilihan.
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved