Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2024

Simulasi 4 Paslon Pilkada Jabar: Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan 75 Persen

Menarik dinamika elektoral di Pilkada Jawa Barat 2024. Pada simulasi 4 pasangan calon, pasangan Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan unggul.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan naik kuda menuju Kantor KPU Jawa Barat dari Stadion Sidolig, Kota Bandung, Selasa (27/8/2024) sore. Menarik dinamika elektoral di Pilkada Jawa Barat 2024. Pada simulasi 4 pasangan calon, pasangan Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan unggul dengan dukungan 75,7 persen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Menarik dinamika elektoral di Pilkada Jawa Barat 2024. Pada simulasi 4 pasangan calon, pasangan Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan unggul dengan dukungan 75,7 persen.

Kemudian diikuti pasangan Ahmad Syaikhu - Ilham Akbar Habibie yang mendapat dukungan 13,8 persen.

Selanjutnya pasangan Acep Adang Ruhiat -Gitalis Dwi Natarina dengan dukungan 4,2 persen sedangkan pasangan Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja mendapat dukungan sebesar 2,7 persen. Sisanya merupakan massa mengambang sekitar 3,6 persen.

Demikian temuan survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Senin 14 Oktobert 2024.

Empat pasangan paslon telah resmi ditetapkan dan diundi nomor urutnya oleh KPU Provinsi Jawa Barat. 

Mereka adalah:

1. Acep Adang Ruhiat – Gitalis Dwi Natarina 
Diusung oleh PKB

2. Jeje Wiradinata – Ronal Sunandar Surapradja
Diusung oleh PDIP

3. Ahmad Syaikhu – Ilham Akbar Habibie Diusung oleh PKS, NasDem, dan PBB

4. Dedi MulyadiErwan Setiawan
Diusung oleh koalisi gemuk 13 partai, yaitu Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Perindo, Hanura, Gelora, Garuda, PBB, PKN, Partai Ummat dan Partai Buruh

Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi secera tertulis menjelaskan, survei Indikator Politik Indonesia pada 3-12 Oktober bertujuan untuk menjawabnya. 

Survei memotret aspirasi pemilih Jawa Barat, pada pasangan calon mana suara mereka akan diberikan, serta faktor-faktor yang berhubungan dengan pilihan tersebut.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1200 orang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat yang terdistribusi secara proporsional.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel tersebut memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved