Gas Elpiji Langka di Sulut
PT Gasmindo Utama Kerahkan Satu Kapal Tanker Lagi
Dijelaskannya, PT Gasmindo Utama sebagai penanggunggung jawab LPG di Sulut mengoperasikan satu kapal tanker dengan kapasitas 400 KL.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Manager Stasiun Pengisian dan Pengangakutan Elpiji Khusus (SPPEK) PT Gasmindo Utama, Ridwan menilai proses pendistribusian dari kapal tanker yang mengangkut gas elpiji selama ini berjalan normal.
"Cuma karena kebutuhan makin meningkat, kuota yang diberikan Pertamina terhadap agen terbatas sehingga perlu ada penambahan," tutur Ridwan, Kamis (12/12/2013). Dia mengakui, menjelang Natal dan Tahun permintaan meningkat. "Sehingga stok yang ada tidak mungkin melayani kondisi semula," tambahnya.
Dijelaskannya, PT Gasmindo Utama sebagai penanggunggung jawab LPG di Sulut mengoperasikan satu kapal tanker dengan kapasitas 400 KL. Mengingat kebutuhan meningkat, perusahaannya akan mengoperasikan lagi satu kapal tanker. "Kami akan menambah satu kapal lagi dengan kapasitas angkut 700 KL yang kalau tidak ada halangan masuk pada hari Minggu ini atau Senin depan," tuturnya.
Ia menambahkan kapal yang sudah bongkar 400 KL gas pada Kamis (12/12/2013) malam langsung kembali ke Balikpapan untuk isi gas lagi. "Makan waktu lima hari untuk sampai di Bitung lagi, sementara yang 700 KL ambilnya di Situbondo, butuh waktu 10 hari bisa sampai ke Bitung," kata dia. Dia menjamin adanya tambahan armada itu bisa mengurai kelangkaan gas elpiji di Sulut saat ini. (crz)