Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Ini 7 Makanan yang Bisa Jadi Pemicu Asam Urat

Asam urat adalah zat sisa metabolisme purin yang terbentuk secara alami dalam tubuh dan juga dari makanan tertentu yang kita konsumsi sehari-hari. 

|
Editor: Glendi Manengal
Meta AI Facebook
ASAM URAT - Gambar ilustrasi buatan Meta AI. daftar makanan perlu diwaspadai penderita asam urat, bisa jadi pemicu kambuh 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini makanan yang menjadi pemicu asam urat kambuh.

Asam urat adalah zat sisa metabolisme purin yang terbentuk secara alami dalam tubuh dan juga dari makanan tertentu yang kita konsumsi sehari-hari. 

Ketika produksinya berlebihan atau ginjal tidak mampu mengeluarkannya dengan baik, kadar asam urat dalam darah meningkat dan dapat membentuk kristal tajam di persendian.

Penumpukan kristal ini memicu peradangan, nyeri hebat, pembengkakan, dan rasa panas, yang dikenal sebagai penyakit asam urat

Jika kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui ginjal bersama urine.

Namun jika masih berlanjut hal ini memicu kondisi yang dikenal sebagai hiperurisemia, yang sering berujung pada serangan asam urat akut atau gout yang sangat menyakitkan.

Penyakit asam urat tidak hanya menyebabkan nyeri hebat di sendi, terutama jempol kaki, tetapi juga berpotensi memicu komplikasi serius seperti batu ginjal dan kerusakan sendi permanen jika tidak ditangani dengan baik.

Berdasarkan data medis, sekitar 1-2 persen populasi dunia mengalami gangguan ini, dengan prevalensi yang semakin meningkat seiring perubahan pola makan masyarakat modern.

Faktor genetik memang berperan, tetapi pola makan tinggi purin menjadi pemicu utama yang bisa dikontrol.

Penting untuk dipahami bahwa tidak semua makanan mengandung purin dalam jumlah yang sama.

Makanan tertentu memiliki kandungan purin sangat tinggi yang dapat dengan cepat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, terutama pada individu yang sudah memiliki predisposisi.

Menurut penelitian terkini, sekitar 30 persen kadar asam urat dalam tubuh dipengaruhi oleh asupan makanan, sementara 70 persen lainnya berasal dari produksi alami tubuh.

Inilah mengapa mengenali dan menghindari makanan pemicu asam urat menjadi langkah kritis dalam manajemen penyakit ini.

Berdasarkan fakta tersebut, kita perlu mengetahui jenis makanan utama apa saja yang terbukti secara medis dapat memicu peningkatan kadar asam urat

Informasi ini disusun berdasarkan rekomendasi ahli reumatologi dan penelitian terkini, sehingga dapat menjadi panduan praktis bagi Anda yang ingin mencegah kambuhnya gejala atau menjaga kadar asam urat tetap stabil.

Mari kita simak satu per satu makanan yang perlu diwaspadai tersebut.

1. Jeroan (Organ Dalam Hewan)

Jeroan seperti hati, ginjal, babat, rempela, serta kikil memiliki kandungan purin yang sangat tinggi sehingga menjadi penyebab utama lonjakan kadar asam urat

Bagian organ hewan ini mengandung 200-300 mg purin per 100 gram, jauh melebihi batas aman harian untuk penderita asam urat.

Konsumsi jeroan secara rutin dapat meningkatkan risiko serangan gout hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan kelompok yang menghindarinya. 

Bagi Anda yang terbiasa mengonsumsi sop buntut atau menu berbahan jeroan, sebaiknya mulai mengurangi frekuensinya atau menggantinya dengan alternatif yang lebih aman seperti sayuran rendah purin.

2. Daging Merah

Membicarakan makanan pemicu asam urat, daging merah selalu masuk daftar teratas yang perlu dihindari. 

Daging sapi, domba, dan babi mengandung purin dalam jumlah signifikan yang dapat dengan cepat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging merah lebih dari dua kali seminggu berkorelasi langsung dengan peningkatan risiko serangan asam urat akut.

Sebagai alternatif, penderita asam urat dianjurkan beralih ke sumber protein rendah purin seperti kacang-kacangan atau produk susu rendah lemak yang justru dapat menurunkan kadar asam urat.

3. Seafood dan Kerang-Kerangan

Seafood merupakan salah satu kategori makanan dengan kandungan purin tertinggi yang perlu diwaspadai oleh penderita asam urat

Ikan seperti sarden, mackerel, dan teri mengandung purin sangat tinggi yang dapat memicu kambuhnya gejala.

Selain ikan, kerang-kerangan seperti lobster, kepiting, udang, dan remis juga mengandung purin dalam jumlah berbahaya yang dapat menyebabkan lonjakan kadar asam urat.

Meskipun seafood kaya akan omega-3 yang bermanfaat, penderita asam urat disarankan untuk menghindari konsumsinya secara berlebihan dan memilih alternatif seperti ikan salmon dalam porsi terbatas yang relatif lebih aman.

4. Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol, terutama bir, merupakan pemicu utama peningkatan kadar asam urat karena mengandung purin dari ragi dan menghambat kemampuan ginjal dalam mengeluarkan asam urat

Bir mengandung senyawa yang dapat meningkatkan produksi asam urat sekaligus menghambat ekskresinya, sehingga menjadi minuman paling berbahaya bagi penderita asam urat

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol lebih dari dua gelas sehari dapat meningkatkan risiko serangan gout hingga 2,5 kali lipat.

Bagi Anda yang ingin tetap menikmati minuman beralkohol, sebaiknya batasi konsumsi dan pastikan untuk minum air putih lebih banyak untuk membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh.

5. Minuman Bersoda dan Jus Kemasan

Penelitian menyebutkan, konsumsi minuman manis seperti soda dan jus buah kemasan sangat cepat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. 

Kandungan fruktosa tinggi dalam minuman ini mengganggu metabolisme purin dan menghambat pengeluaran asam urat melalui ginjal.

Minuman bersoda yang menggunakan pemanis berbasis fruktosa jagung (high-fructose corn syrup/HFCS) terbukti meningkatkan risiko gout hingga 85 persen pada konsumsi harian lebih dari satu kaleng.

Sebagai pengganti, penderita asam urat disarankan memilih air putih, jus buah segar tanpa tambahan gula, atau infused water dengan irisan lemon dan mentimun yang justru membantu menurunkan kadar asam urat.

6. Daging Unggas dalam Porsi Berlebihan

Meskipun umumnya dianggap lebih aman daripada daging merah, daging unggas seperti ayam dan bebek ternyata juga dapat memicu asam urat jika dikonsumsi dalam porsi berlebihan. 

Bagian kulit ayam mengandung purin lebih tinggi dibandingkan dagingnya, sehingga penderita asam urat disarankan mengonsumsi daging ayam tanpa kulit dalam porsi terbatas.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging unggas lebih dari 150 gram per hari dapat meningkatkan kadar asam urat secara signifikan pada individu rentan.

Untuk amannya, batasi konsumsi daging unggas maksimal dua kali seminggu dan pastikan untuk menghilangkan kulitnya sebelum dimasak.

7. Makanan Manis dan Olahan Tinggi Gula

Selain minuman manis, makanan manis seperti permen, kue, dan camilan olahan juga menjadi pemicu peningkatan asam urat yang sering diabaikan. 

Kandungan gula tinggi, terutama fruktosa, dalam makanan olahan mengganggu metabolisme purin dan meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh.

Produk seperti es krim, kue kering, dan camilan manis lainnya tidak hanya berpotensi meningkatkan kadar asam urat tetapi juga berkontribusi pada obesitas yang merupakan faktor risiko tambahan untuk penyakit ini.

Sebagai alternatif, penderita asam urat dianjurkan memilih buah-buahan rendah fruktosa seperti ceri, stroberi, dan semangka yang justru memiliki efek menurunkan kadar asam urat

Berikut makanan sehat yang baik untuk penderita asam urat

1. Jeruk

Jeruk merupakan buah yang kaya akan vitamin C. 

Selain baik untuk daya tahan tubuh, vitamin C juga dapat menurunkan kadar asam urat karena membantu mempercepat keluarnya asam urat dari tubuh. 

2. Stroberi

Selain jeruk, stroberi juga kaya akan vitamin C. 

Stroberi berasal dari keluarga buah beri yang tinggi antioksidan, sehingga dapat menangkal bahaya radikal bebas akibat peradangan yang disebabkan asam urat

3. Alpukat

Alpukat tergolong buah yang baik untuk asam urat

Buah ini terkenal akan kandungan lemak baik yang kaya vitamin E dan berperan sebagai antiperadangan. 

Kandungan tersebut mampu mengurangi peradangan yakni gejala penyakit asam urat

4. Ceri

Penderita asam urat disarankan konsumsi ceri karena kandungan antioksidannya yang tinggi. 

Rutin konsumsi ceri bisa mengurangi peradangan serta menurunkan kadar asam urat

5. Mentimun

Asam urat dikeluarkan dari tubuh melalui urine. 

Sangat penting untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum setidaknya 8 gelar air per hari. 

Anda juga bisa mencukupi kebutuhan cairan dengan konsumsi makanan yang tinggi kadar air, seperti mentimun. 

6. Semangka 

Semangka juga termasuk buah tinggi air. 

Tak hanya tinggi kandungan air, semangka juga mengandung serat yang mencegah bertambahnya berat badan yang turun mengurangi risiko penyakit asam urat

7. Kentang 

Kentang mengandung serat, gula alami, karbohidrat kompleks, viitamin dan mineral. 

Konsumsi makanan yang tergolong keluarga umbi-umbian bisa jadi alternatif sumber karbohidrat untuk penderita asam urat

8. Daging Ayam tanpa Lemak

Penderita asam urat harus mengurangi konsumsi daging sapi, termasuk daging merah. 

Jeroan dan daging nerah tinggi kadar purin, sehingga bisa memperparah asam urat

Sebagai gantinya, dianjurkan konsumsi daging ayam tanpa lemak maupun protein nabati yang rendah lemak dan purin

9. Telur 

Telur merupakan sumber protein yang bagus untuk penderita asam yrat karena rendah purin.

Konsumsi telur 1-2 butir per hari bisa membuat perut kenyang lebih lama, tentunya bisa menekan nafsu makan yang mendukung penurunan berat badan penderita asam urat

Artikel telah tayang di Tribunnews.com/Bobby

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved