Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Daftar Standar Kecantikan di 10 Negara: Leher Panjang hingga Wajah Bertato

Ada juga yang menganggap wanita cantik adalah mereka yang memiliki tubuh ramping, namun ada juga yang menganggap tubuh berisi lebih ideal.

Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado
STANDAR KECANTIKAN - Ilustrasi. Berikut daftar standar kecantikan di 10 negara. 

TRIBUNMANADO.COM - Meski kecantikan adalah konsep universal, standar dan definisinya tetap berbeda.

Di setiap budaya, nilai kecantikan berbeda-beda.

Misalnya saja di satu negara kulit pucat dianggap cantik, sedang di negara lain kulit gelap menjadi daya tarik utama.

Ada juga yang menganggap wanita cantik adalah mereka yang memiliki tubuh ramping, namun ada juga yang menganggap tubuh berisi lebih ideal.

Standar kecantikan pun tak melulu soal fisik.

Nilai sosial, budaya, dan sejarah suatu bangsa termasuk di dalamnya.

Fenomena ini membuktikan, cantik bukanlah satu bentuk tunggal, melainkan mosaik yang berwarna-warni dari seluruh dunia.

Menyusuri beragam standar kecantikan di berbagai negara, kita bisa melihat bagaimana manusia merayakan keunikan dalam keberagaman.

Berikut 10 standar kecantikan yang unik di berbagai negara dirangkum Tribunnews dari berbagai sumber:

1. Leher Panjang - Myanmar

Wanita Myanmar dikenal karena cincin perunggu yang mereka gunakan untuk memanjang leher mereka.

Tergantung pada kekayaan keluarga, gadis-gadis muda akan mulai mengenakan cincin perunggu sejak usia 5 hingga 6 tahun.

Keyakinan bagi beberapa wanita Myanmar adalah semakin panjang leher, semakin cantik wanita itu, mengutip The SHS Courier.

Namun ada yang mengatakan kebiasaan ini awalnya dilakukan untuk membuat wanita kurang menarik, sehingga melindungi mereka dari diculik oleh suku-suku saingan. 

Saat ini, beberapa wanita Myanmar menggunakan cincin perunggu di leher mereka untuk melestarikan tradisi budaya.

Meskipun demikian sebagian pihak mengatakan menggunakan cincin perunggu seberat 44 pon, akan menyakiti tubuh mereka.

Tak hanya itu perubahan bentuk leher berpotensi dapat mematahkan tulang belakang dan membunuh mereka.

2. Alis Nyambung - Tajikistan

Di sebagian besar negara unibrow atau alis menyatu atau alis nyambung dianggap tidak menarik.

Namun berbeda dengan di Tajikistan.

Alis naymbung di Tajikistan itu dipandang sebagai simbol vitalitas pada pria dan kemurnian serta kecantikan pada wanita.

Mereka yang lahir tanpa fitur wajah unik ini sering menggunakan herbal untuk membuat alis mereka menyambung, mengutip Bright Side.

Selain Tajikistan, unibrow juga dianggap modis di beberapa negara Timur Tengah dan Asia lainnya, seperti Oman.

3. Wajah Bertato - Maroko

Tato wajah dan blush on merah terang yang menonjolkan pipi dianggap indah di kalangan wanita Maroko.

Dan menjadi standar kecantikan di negara tersebut.

Terutama mereka yang termasuk dalam suku Berber.

4. Operasi Plastik - Korea Selatan

Operasi plastik sangat populer di kalangan orang Korea Selatan, terutama di kalangan orang dewasa muda.

Ada kepercayaan umum bahwa terlihat menarik meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang baik.

AWET MUDA - Sosok Lee Gil-ya perempuan awet muda asal Korea Selatan yang pernah dinobatkan sebagai Pahlawan Filantropi oleh Forbes pada 2013(tangkapan layar pemberitaan
AWET MUDA - Sosok Lee Gil-ya perempuan awet muda asal Korea Selatan yang pernah dinobatkan sebagai Pahlawan Filantropi oleh Forbes pada 2013(tangkapan layar pemberitaan (South China Morning Post)

Tidak seperti di banyak budaya Barat, Korea Selatan bebas dari stigma operasi plastik.

Akibatnya, tidak jarang orang tua memberikan hadiah biaya operasi plastik untuk anak mereka, bahkan  sebagai hadiah kelulusan.

5. Gigi Hitam - Jepang

Tradisi kuno Ohaguro berasal dari Jepang abad kesepuluh dan terdiri dari aristokrasi menganggap wanita dengan gigi hitam itu cantik.

Mereka pun tak segan-segan untuk melukis pewarna hitam gelap di gigi mereka.

Menghitamkan gigi biasanya dilakukan selama masa pubertas.

Itu terutama dilakukan untuk menjaga kualitas gigi dan mencegah kerusakan gigi mirip dengan mekanisme sealantpada perawatan gigi modern.

Menghitamkan gigi juga sebagai tanda kedewasaan, kecantikan dan peradaban.

Kepercayaan umum adalah bahwa gigi hitam membedakan manusia dari hewan. 

6. Kaki Kecil - China

Tradisi yang menyakitkan di China ini dianggap sebagai simbol kecantikan, yakni kaki kecil.

Kaki sebagian wanita yang melakukan tradisi tersebut menbuat kaki mereka kecil dengan cara mengikat kaki mereka.

Tradisi pengikatan kaki telah bertahan di China selama ratusan tahun.

Pada dasarnya wanita akan 'menghancurkan kaki' mereka agar muat ke sepatu berukuran kecil.

Para wanita ini mulai mengikat kaki mereka pada usia lima tahun.

Bagi sebagian orang yang percaya tradisi tersebut, memiliki kaki kecil mewakili puncak penyempurnaan perempuan.

7. Rambut Ketiak Berwarna - Eropa dan Amerika Serikat (AS)

Rambut ketiak berwarna menjadi standar kecantikan modern saat ini di negara Eropa dan AS, mengutip Belorens.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren mewarnai rambut ketiak ini telah muncul sebagai pernyataan berani, kecantikan, ekspresi diri, dan pembangkangan terhadap norma-norma konvensional di Eropa dan AS.

Praktik kecantikan modern ini, yang mungkin tampak tidak biasa pada pandangan pertama, mencerminkan pergeseran budaya yang lebih dalam dan motivasi pribadi.

8. Kulit Putih - Thailand

Di Thailand dan banyak bagian lain di Asia Tenggara, kulit yang terang atau putih menjadi simbol kecantikan.

Orang sering menggunakan produk pemutih dan menghindari paparan sinar matahari untuk mempertahankan kulit terang mereka.

Kulit putih juga dikaitkan dengan status sosial dan kecantikan yang lebih tinggi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Minahasa Selatan Hari Ini Minggu 7 September 2025

Baca juga: Chord Lagu Izinkan Ku Menyintamu - Thomas Arya - Kunci Gitar Dm

Penggunaan produk pemutih di Thailand sangat lazim dalam lanskap budaya dan mencerminkan sikap sosial yang lebih luas terhadap keindahan, status, dan identitas.

Fenomena ini tidak hanya untuk Thailand tetapi lazim di banyak negara Asia, di mana kulit yang terang atau putih sering dikaitkan dengan daya tarik dan kedudukan sosial yang lebih tinggi. 

9. Piring Besar di Bibir - Ethiopia

Bagi sebagian wanita di Ethiopia, bibir yang berlubang lantaran adanya piringan bulat merupakan simbol kecantikan.

Terutama untuk suku Mursi.

Piring bibir besar dan berwarna-warni adalah simbol keindahan besar.

Aksesori yang menarik ini lebih sering dipakai oleh wanita pengantin baru dan belum menikah daripada oleh wanita yang sudah menikah lebih tua yang memiliki anak.

Mereka biasanya memakai piringan itu pada kesempatan tertentu dan untuk ritual penting, seperti pernikahan.

10. Hidung kecil dan lurus - Iran

Operasi hidung adalah prosedur kecantikan yang populer di kalangan orang-orang Iran.

Sehingga negara itu memegang rekor rhinoplasty.

Dan meskipun mahal, orang Iran sering bersedia membayar untuk mendapatkan hidung kecil dan lurus yang dianggap indah.

Mereka yang tidak mampu melakukan operasi rhinoplasty, akan mengenakan perban di hidung mereka untuk membuatnya terlihat seperti mereka baru saja menjalani prosedur operasi tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 10 Standar Kecantikan Unik di Berbagai Negara: Alis Nyambung, Gigi Hitam, Kulit Putih.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved