Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kodam XIII Merdeka

Kapuskopad Kodam XIII Merdeka Bantah Bekingi Tambang Emas Ilegal di Garini Boltim

Kepala Pusat Koperasi Angkatan Darat (Kapuskopad) Kodam XIII/Merdeka Kolonel Edison Lambe, akhirnya buka suara pasca tudingan membekingi tambang

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado
KAPUSKOPAD - Kepala Pusat Koperasi Angkatan Darat (Kapuskopad) Kodam XIII/Merdeka Kolonel Edison Lambe, akhirnya buka suara pasca tudingan membekingi tambang emas ilegal di hutan Garini, Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara. Kepada Tribunmanado.co.id, perwira TNI tiga melati itu menegaskan dirinya sama sekali tak membackup aktivitas tambang emas ilegal di Garini.  

Ringkasan Berita:
  • Kepala Pusat Koperasi Angkatan Darat (Kapuskopad) Kodam XIII/Merdeka Kolonel Edison Lambe, akhirnya buka suara pasca tudingan membekingi tambang emas ilegal di hutan Garini, Kabupaten Boltim.
  • Kepada Tribunmanado.co.id, perwira TNI tiga melati itu menegaskan dirinya sama sekali tak membackup aktivitas tambang emas ilegal di Garini
  • Menurutnya, sebagai Kapuskopad Kodam XIII/Merdeka, dirinya hanya memberikan masukan terkait pembentukan koperasi pertambangan di Kecamatan Kotabunan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Pusat Koperasi Angkatan Darat (Kapuskopad) Kodam XIII/Merdeka Kolonel Edison Lambe, akhirnya buka suara pasca tudingan membekingi tambang emas ilegal di hutan Garini, Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara.

Kepada Tribunmanado.co.id, perwira TNI tiga melati itu menegaskan dirinya sama sekali tak membackup aktivitas tambang emas ilegal di Garini

Menurutnya, sebagai Kapuskopad Kodam XIII/Merdeka, dirinya hanya memberikan masukan terkait pembentukan koperasi pertambangan di Kecamatan Kotabunan.

"Tidak ada saya membekingi tamgang di Boltim," kata dia, Jumat 15 Mei 2026 di Manado. 

"Yang ada saya hanya membantu masyarakat untuk membentuk koperasi disana. Karena saya tahu aturannya seperti apa," tegasnya.

Edison menegaskan kalau namanya disebut-sebut oleh penambang di Kecamatan Kotabunan, karena adanya komunikasi terkait pembentukan koperasi tersebut.

"Kalau mau usaha tambang lebih baik saya kerja sendiri pakai bendera Puskopad dan ini diizin oleh negara," ucapnya.

Ia juga membantah bahwa isu alat berat di hutan produksi terbatas Garini adalah miliknya. 

"Kalau itu tidak benar," tuturnya.

"Dan saya tegaskan tidak ada kegiatan membackup tambang. Saya hanya membantu masyarakat terkait pembentukan koperasi," ungkap dirinya.

Sebelumnya diketahui, Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) baru saja menertibkan aktivitas tambang emas ilegal di hutan Garini, desa Buyat, Kecamatan Kotabunan.

Dalam penertiban tersebut, 10 alat berat dipasangi garis polisi. 

Pasalnya, alat-alat berat ini beraktivitas di kawasan hutan produksi terbatas (HPT) Garini.

Berdasarkan penelusuran Tribunmanado.co.id, alat berat yang dibawa ke tambang ilegal ini diduga ada keterlibatan oknum petinggi Kodam XIII/Merdeka. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved