Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Boltara

Pemkab Boltara Luncurkan Program MBG, Bupati Sirajudin Lasena: Bulan Depan Sudah Maksimal

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) resmi meluncurkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Penulis: Alpri Agogoh | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Aldi Ponge
PEMKAB BOLTARA - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) resmi meluncurkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). MBG resmi dicanangkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tombolango yang dipusatkan di SDN 4 Sangkub, Boltara, Sulawesi Utara, Senin (26/01/2026).  

"Program ini memberikan multiplier effect bagi ekonomi lokal. Ini menjadi peluang besar bagi petani, nelayan, dan peternak di Boltara, dengan harga bahan ditetapkan sesuai harga pasar," pungkasnya.

Tentang Boltara

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara kinj disingkat Boltara, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, yang terbentuk dari hasil pemekaran daerah.

Wilayah ini dikenal memiliki kekayaan laut yang melimpah dengan garis pantai yang panjang.

Sektor perikanan dan kelautan sebagai potensi utama serta tulang punggung perekonomian daerah, sejalan dengan konsep pengembangan kawasan minapolitan.

Secara administratif, kabupaten ini terdiri dari 6 kecamatan, 1 kelurahan, dan 106 desa, dengan luas wilayah mencapai 1.680,00 km⊃2;. 

Ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Utara terletak di Boroko, yang berada di Kecamatan Kaidipang.

Pusat pemerintahan di Boroko menjadi pusat administrasi, bisnis, dan pelayanan publik utama di kabupaten ini.

Wilayah ini secara geografis terletak di bagian utara Provinsi Sulawesi Utara dan berbatasan langsung dengan laut Sulawesi di utara serta Provinsi Gorontalo di sebelah barat, menjadikannya simpul penghubung strategis. 

Jarak dari Kota Manado ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (pusat pemerintahan di Boroko) cukup jauh, yaitu sekitar 250 hingga 300 kilometer ke arah barat laut.

Perjalanan darat menempuh waktu rata-rata 6 hingga 8 jam, melewati jalan Trans Sulawesi yang menyuguhkan pemandangan pesisir pantai.

Lokasi ini sering menjadi rute perlintasan strategis bagi wisatawan atau pengendara yang bepergian antara Sulawesi Utara dan Gorontalo. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved