Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demo di Bolmong

Polres Bolmong Buka Paksa Blokade Jalan saat Demo Tuntut Pemekaran Provinsi BMR

Polres Bolmong membuka paksa blokade jalan yang dilakukan saat demo di perbatasan Bolmong-Minsel, Senin 9 Februari 2026.

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Nielton Durado
BLOKADE - Polres Bolmong membuka paksa blokade jalan yang dilakukan saat demo di perbatasan Bolmong-Minsel, Senin 9 Februari 2026. Polisi melarang pendemo untuk memblokade jalan masuk ke Kabupaten Bolmong. 

Ringkasan Berita:
  • Demo menuntut pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR) di perbatasan Bolmong-Minsel, Senin 9 Februari 2026.
  • Polres Bolmong membuka paksa blokade jalan.
  • Pengendara pun bisa lewat, setelah satu jalur dibuka oleh Polres Bolmong.

TRIBUNMANADO.CO.ID, Lolak - Polres Bolmong membuka paksa blokade jalan yang dilakukan saat demo di perbatasan Bolmong-Minsel, Senin 9 Februari 2026.

Demo di perbatasan Bolmong-Minsel tepatnya di Desa Mondatong, Kecamatan Poigar.

Jarak ke Desa Mondatong dari Kantor Gubernur Sulut kurang lebih 108 kilometer dan dapat ditempuh sekira 3 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Demo yang menuntut pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR) ini sempat memanas karena ada saling dorong antara polisi dan warga.

Polisi melarang pendemo untuk memblokade jalan masuk ke Kabupaten Bolmong.

Meski sempat terjadi saling dorong, Polres Bolmong kemudian berhasil mengatur lalu lintas.

Pengendara pun bisa lewat, setelah satu jalur dibuka oleh Polres Bolmong.

"Aksi silahkan saja, tapi tidak boleh ada pemblokadean jalan," kata Kabag Ops Polres Bolmong AKP Noldie Rimporok.

Ia menegaskan aksi damai bisa dilakukan, tapi tak ada pemblokadean jalan.

"Tidak boleh ada pemblokadean jalan. Ini fasilitas umum," tuturnya.

Tuntut Percepatan Pembentukan Provinsi BMR

Sebelumnya diketahui, ratusan warga yang tergabung dalam ormas adat Laskar Bogani Indonesia (LBI) menggelar demo di perbatasan Bolmong-Minsel tepatnya di Desa Mondatong, Kecamatan Poigar.

Demo ini digelar untuk menuntut percepatan pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR).

Lokasi ini dipilih sebagai simbol batas wilayah antara BMR dan Minahasa Selatan, sekaligus penegasan tuntutan masyarakat agar BMR berdiri sebagai provinsi sendiri, terpisah dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Unjuk rasa ini dikoordinatori langsung oleh Dolfie Paath Manoppo selaku penanggung jawab sekaligus koordinator lapangan, didampingi Robby Mokodongan sebagai koordinator lapangan.

Sejumlah orator diantaranya Parindo Potabuga, Tommy Maringka, Firdaus Mokodompit, dan Moh Amin Laiya tampil dengam suara lantang.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved