Demo di Bolmong
Pelayanan SPBU Berjalan Lancar saat Demo Pemekaran Provinsi BMR di Perbatasan Minsel-Bolmong
Demo digelar di perbatasan Minsel-Bolmong, tepatnya di Desa Mondatong, Kecamatan Poigar, Senin 9 Februari 2026.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.CO.ID, Lolak - Pelayanan di SPBU Poigar, Kabupaten Bolmong, tetap berjalan lancar saat demo pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR).
Demo tersebut digelar di perbatasan Minsel-Bolmong, tepatnya di Desa Mondatong, Kecamatan Poigar, Senin 9 Februari 2026.
Jarak ke Desa Mondatong dari Kantor Gubernur Sulut kurang lebih 108 kilometer dan dapat ditempuh sekira 3 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor.
Meski sempat terjadi kemacetan panjang, namun pelayanan SPBU di perbatasan Minsel-Bolmong tetap lancar.
"Kalau pelayanan isi BBM tetap lancar seperti biasa. Tadi memang ada kemacetan, tapi tidak lama," ujar salah seorang petugas SPBU Poigar.
Sementara itu dari pantauan di lokasi, sempat terjadi kemacetan dari arah Kotamobagu menuju Manado akibat demo tersebut.
Tetapi kemacetan tersebut tak berlangsung lama.
Satlantas Polres Bolmong tetap membuka akses jalan yang sempat diblokade oleh pendemo.
Diketahui, ratusan warga yang tergabung dalam ormas adat Laskar Bogani Indonesia (LBI) menggelar demo di perbatasan Bolmong-Minsel tepatnya di desa Mondatong, Kecamatan Poigar.
Demo ini digelar untuk menuntut percepatan pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR).
Lokasi ini dipilih sebagai simbol batas wilayah antara BMR dan Minahasa Selatan, sekaligus penegasan tuntutan masyarakat agar BMR berdiri sebagai provinsi sendiri, terpisah dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Unjuk rasa ini dikoordinatori langsung oleh Dolfie Paath Manoppo selaku penanggung jawab sekaligus koordinator lapangan, didampingi Robby Mokodongan sebagai koordinator lapangan.
Sejumlah orator diantaranya Parindo Potabuga, Tommy Maringka, Firdaus Mokodompit, dan Moh Amin Laiya tampil dengam suara lantang.
Dalam aksinya, massa yang berjumlah 100an orang ini menyuarakan sejumlah tuntutan penting.
Mereka mendesak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, agar segera mencabut moratorium pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pelayanan-di-SPBU-Poigar-Kabupaten-Bolmong-tetap-berjalan-lancar-saat-demo.jpg)