Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KM Anaiah Terbakar

Penjelasan Dirpolairud Polda Sulut, Kepala Basarnas, Dansatrol Soal Evakuasi ABK Terbakar KM Anaiah

Mereka berempat di evakuasi beberapa jam setelah evakuasi ABK bernama Yanto, ke Dermaga Samuel Languyu Satrol Kodaeral VIII di Pateten Bitung.

Tayang:
Istimewa/Tidak Ada
EVAKUASI - Ditpolairud Polda Sulut, Basarnas Manado dan Satrol Kodaeral VIII di Bitung evakuasi ABK Kapal Perikanan KM Anaiah yang alami musibah terbakar di perairan Maluku. Lima orang awal kapal perikanan KM Anaiah, yang alami musibah terbakar di perairan Maluku Kamis (26/3/2026), di evakuasi oleh lintas sektor. 

Ringkasan Berita:1. Lima orang awal kapal perikanan KM Anaiah, yang alami musibah terbakar di perairan Maluku
 
2. Yanto Sumelung (46) yang alami luka bakar 90 persen di sekujur tubuh, tangan dan kakinya di evakuasi KP SBU XV-2021 Dirpolairud Polda Sulut.
 
3. Mereka berempat di evakuasi beberapa jam setelah evakuasi ABK bernama Yanto, ke Dermaga Samuel Languyu Satrol Kodaeral VIII di Pateten Bitung.

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Lima orang awal kapal perikanan KM Anaiah, yang alami musibah terbakar di perairan Maluku, Kamis (26/3/2026), di evakuasi oleh lintas sektor.

Yanto Sumelung (46) yang alami luka bakar 90 persen di sekujur tubuh, tangan dan kakinya di evakuasi KP SBU XV -2021 Dirpolairud Polda Sulut.

Sementara empat rekan sejawatnya, Yornes Gumolobe (51) pasca di evakuasi dirawat di rumah sakit Manembo-nembo (RSMN) Bitung, Niklas Atande (58), di rawat di RSUP Prof Kandou Malalayang Manado, Nestor Sumelung (44) dirawat di RSUP Prof Kandou Malalayang Manado dan Fenly Yosep (46) RSUP Prof Kandou Malalayang Manado.

Baca juga: Yanto ABK KM Anaiah yang Alami Musibah Terbakar, Merintih Kesakitan Saat di Evakuasi

Keempat awak kapal perikanan tersebut, dievakuasi oleh Satrol Kodaeral VIII di Bitung menggunakan KAL Tedong Naga dengan jumlah personil 15 orang dibantu Rigid Hull Inflatable (RHB) dengan lima personil.

Mereka berempat di evakuasi beberapa jam setelah evakuasi ABK bernama Yanto, ke Dermaga Samuel Languyu Satrol Kodaeral VIII di Pateten Bitung.

Menurut Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, peristiwa kebakaran KM Anaiah terjadi di persiran dekat Batang persiran Maluku Provinsi Maluku Utara.

Pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Basarnas dan TNI AL untuk mengerahkan armada dalam melakukan evakuasi.

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu menerangkan, jarak TKP dengan Bitung sekitar 75 nauticel mile.

Saat proses evakuasi kapal yang terbakar masih bisa jalan dengan kecepatan 4-5 knot tujuan Pelabuhan TPI Manado.

Dengan keadaan tersebut, jika para awak yang menjadi korban dengan keadaan luka bakar, di evakuasi tujuan Manado memakan waktu sekitar 10-11 jam.

"Maka kami Polairud Polda Sulut, TNI AL, dan Basarnas kerjasama kerahkan kapal evakuasi korban lebih cepat. Lalu ketemu di tengah laut, melakukan evakuasi ke Bitung," ujar Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat diwawancara media di Dermaga Ditpolairud Polda Sulut di Bitung, Kamis (26/3/2026) malam.

Saat wawancara ia didampingi Kepala Basarnas Manado George Mercy Randang serta jajaran Ditpolairud Polda Sulut.

ABK Yanto Sumelung (46) yang alami luka bakar 90 persen di sekujur badan, tangan hingga kaki, di evakuasi dari TKP ke Dirpolairud Polda Sulut di Bitung sekitar dua jam, tiba pukul 24.45 Wita.

Terkait penyebab dan kronologi kebakaran kapal pihaknya menerima informasi dari ABK, kebakaran terjadi karena bahan bahan di dalam jirigen yang dibawa oleh kapal itu.

Lanjut Dirpolairud Polda Sulut memastikan kelima awak mengalami luka bakar.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved