Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran Rumah di Bitung

Identitas 4 Keluarga di Bitung Sulut yang Rumahnya Terbakar, Korsleting Diduga Jadi Sebab Kebakaran

Kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik yang menimbulkan percikan api, lalu merambat melalui jaringan kabel hingga terbakar

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Damkar Bitung
KEBAKARAN - Petugas Kebakaran dari Dinas Damkar dan Penyelamatan melakukan pemadaman api di empat rumah semi permanen yang terbakar di Kelurahan Bitung Timur. Kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik yang menimbulkan percikan api, lalu merambat melalui jaringan kabel hingga membakar bangunan. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran 4 rumah terjadi di Bitung Timur, Kecamatan Maesa, pada 16 Januari 2026 dini hari, diduga akibat korsleting listrik.
  • Empat keluarga terdampak (total 16 jiwa), namun tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi besar karena rumah dan barang berharga terbakar.
  • Api cepat menjalar dari plafon menurut saksi, diduga berasal dari salah satu rumah, dan baru bisa ditangani setelah warga meminta bantuan pemadam kebakaran.

TRIBUNMANADO.CO.ID - BITUNG - Kapolsek Maesa, AKP Tuegeh Darus, mengungkap dugaan penyebab kebakaran yang menghanguskan empat rumah semi permanen di Kelurahan Bitung Timur, Lingkungan IV RT 22, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Insiden tersebut terjadi pada Senin dini hari, 16 Januari 2026, sekitar pukul 02.15 WITA.

Empat rumah yang terdampak dihuni oleh:

  • Keluarga Abdulah Djafar (9 orang).
  • Keluarga Toini Dunggio (2 orang).
  • Keluarga Djafar Makalongsenge (2 orang).
  • Keluarga Kobis Hikmah (3 orang).

Menurut AKP Tuegeh Darus, kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik yang menimbulkan percikan api, lalu merambat melalui jaringan kabel hingga membakar bangunan.

"Kebakaran tersebut akibat korsleting jaringan kabel listrik, sehingga terjadi nyala api yang menjalar lewat kabel sampai terjadi kebakaran," kata Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus dalam keterangan kepada Reporter Tribun Manado Christian Wayongkere, Rabu 18 Maret 2026.

Beruntung peristiwa kebakaran keempat sepanjang tahun 2026, di Kelurahan Bitung Timur Kecamatan Maesa tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil.

Dalam peristiwa itu si jago merah meratakkan rumah semi permanen, dan membakar sejumlah barang berharga dalam rumah.

Mulai dari atap rumah, atap seng, kasur, lampu, lemari, prabotan alat rumah tanggan, peralatan elektronik, kursi, lemari dan dokumen pribadi.

Lokasi kebakaran berjarak sekitar 1,8 kilometer (Km) dari Pasko Damkar di kompleks Kantor Wali Kota Bitung, Jalan Sam Ratulangi dan RE Marthadinata.

Mantan Kapolsek Aertemabaga dan Kasi Propam Polres Bitung dan Polresta Manado ini menyampaikan, kronologis kejadian dari peristiwa kebakaran tersebut.

Berdasarkan keterangan Rima Djafar (49) penghuni rumah yang terbakar bilang, waktu itu sedang duduk di dalam rumah.

"Kami mendengar suara kucing berlarian di atas plafon. Kemudian ketika meliat ke plafon sudah ada api menyala," kata Rima Djafar saat memberi keterangan ke Polisi Polsek Maesa dan Polres Bitung.

Lanjut saksi, meliat kondisi itu langsung membangunkan saudaranya bernama Irfan Djafar.

Seketika itu api menjalar ke atap plafon dengan cepat, lalu menjalar ke samping rumah di keluarga Abdulah Djafar.

Bersama warga yang rumahnya terbakar langsung menghubungi pemadam kebakaran, supaya bantu padamkan api yang sudah menjalar keempat rumah.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved