Breaking News
Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perkelahian Antarkelompok di Bitung

Perkelahian 2 Kelompok Pemuda di Bitung Sulut, 20 Orang Diamankan Polisi

Perkelahian antarkelompok warga terjadi di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulut terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 pagi.

|
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Frandi Piring
Istimewa/Berbagai Sumber
KONREFENSI PERS - Kapolres Bitung AKBP Albert Zai menyampaikan keterangsn pers terkait perkelahian antarkelompok warga yang terjadi di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulut terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 pagi. Sebanyak 20 orang diamankan aparat Polres Bitung. 

Ringkasan Berita:
  • Perkelahian antarkelompok warga terjadi di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulut terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 pagi.
  • Sebanyak 17 orang diamankan aparat Polres Bitung.
  • Lokasi perkelahian dua kelompok pemuda, menghubungkan ke kompleks pemukiman Pardo dan jalan menanjak ke arah Pateten Bitung.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - BITUNG - Perkelahian antarkelompok warga dari Kompleks Sari Kelapa dan Empat Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 pagi.

Dalam video yang bereda di media sosial, terlihat dua kelompok anak muda saling serang menggunakan senjata tajam (sajam) satu diantaranya jenis panah wayer dan pisau besih putih.

Para pelaku perkelahian nampak berteriak-teriak sambil mengancungkan sajam yang dipegang dan mengarahkan anak panah wayer ke kelompok lainnya.

Beberapa di antaranya berteriak sambil pegang sajam dan membuka pakaian, tepat di Simpang Tiga Intang, Kelurahan Bitung Timur. 

Lokasi perkelahian dua kelompok pemuda, menghubungkan ke kompleks pemukiman Pardo dan jalan menanjak ke arah Pateten Bitung.

Pascainsiden tersebut, gabungan kepolisian Polres Bitung melakukan pengungkapan.

Secara maraton sejak Minggu 8 Maret 2026 pagi setelah kejadian hingga hari Senin 9 Maret 2026 pagi, pihak kepolisian berhasil menangkap terduga pelaku.

Adapun hasil kerja keras personil gabungan dari unit, satuan hingga jajaran Polsek Polres Bitung, disampaikan kepada media dalam jumpa pers yang berlangsung di Mapolsek Maesa, Jalan Sam Ratulangi Bitung.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai bilang, pihaknya telah mengamankan 20 orang laki-laki yang diduga pelaku tarkam yang terjadi Minggu 8 Maret 2026 pagi.

"Dari ke 20 orang terbagi 11 orang anak muda dari Sari Kelapa dan 9 orang dari kompleks Empang telah kami amankan, diduga terlibat tawuran," kata Kapolres Bitung AKBP Albert Zai didampingi Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai, Kasi Propam Iptu Iwan Setyabudi dan Kapolsek Mesa AKP Ferry Padama saat jumpa pers dengan wartawan di Mapolsek Maesa, Senin 9 Maret 2026.

Lanjut Kapolres, sebagian besar yang diamankan petugas masih berusia muda 15 sampai 15 tahun.

Selain menangkap pelaku, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam penyerangan, batu, busur panah, ketapel panah, seng yang dijadikan alat pelindung, serta kain

Pada kesempatan itu Kapolres memberikan penjelasan terkait anggota polisi tidak terlihat saat aksi penyerangan kedua kelompok anak muda tersebut.

"Sebetulnya, polisi sudah mulai bekerja dari malam sampai pagi. Tapi, pada saat lintas ganti anggota bertugas mereka melakukan penyerangan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved