Perkelahian Antarkelompok di Bitung
Perkelahian 2 Kelompok Pemuda di Bitung Sulut, 20 Orang Diamankan Polisi
Perkelahian antarkelompok warga terjadi di Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulut terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 pagi.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Frandi Piring
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.CO.ID - BITUNG - Perkelahian antarkelompok warga dari Kompleks Sari Kelapa dan Empat Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 pagi.
Dalam video yang bereda di media sosial, terlihat dua kelompok anak muda saling serang menggunakan senjata tajam (sajam) satu diantaranya jenis panah wayer dan pisau besih putih.
Para pelaku perkelahian nampak berteriak-teriak sambil mengancungkan sajam yang dipegang dan mengarahkan anak panah wayer ke kelompok lainnya.
Beberapa di antaranya berteriak sambil pegang sajam dan membuka pakaian, tepat di Simpang Tiga Intang, Kelurahan Bitung Timur.
Lokasi perkelahian dua kelompok pemuda, menghubungkan ke kompleks pemukiman Pardo dan jalan menanjak ke arah Pateten Bitung.
Pascainsiden tersebut, gabungan kepolisian Polres Bitung melakukan pengungkapan.
Secara maraton sejak Minggu 8 Maret 2026 pagi setelah kejadian hingga hari Senin 9 Maret 2026 pagi, pihak kepolisian berhasil menangkap terduga pelaku.
Adapun hasil kerja keras personil gabungan dari unit, satuan hingga jajaran Polsek Polres Bitung, disampaikan kepada media dalam jumpa pers yang berlangsung di Mapolsek Maesa, Jalan Sam Ratulangi Bitung.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai bilang, pihaknya telah mengamankan 20 orang laki-laki yang diduga pelaku tarkam yang terjadi Minggu 8 Maret 2026 pagi.
"Dari ke 20 orang terbagi 11 orang anak muda dari Sari Kelapa dan 9 orang dari kompleks Empang telah kami amankan, diduga terlibat tawuran," kata Kapolres Bitung AKBP Albert Zai didampingi Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai, Kasi Propam Iptu Iwan Setyabudi dan Kapolsek Mesa AKP Ferry Padama saat jumpa pers dengan wartawan di Mapolsek Maesa, Senin 9 Maret 2026.
Lanjut Kapolres, sebagian besar yang diamankan petugas masih berusia muda 15 sampai 15 tahun.
Selain menangkap pelaku, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam penyerangan, batu, busur panah, ketapel panah, seng yang dijadikan alat pelindung, serta kain
Pada kesempatan itu Kapolres memberikan penjelasan terkait anggota polisi tidak terlihat saat aksi penyerangan kedua kelompok anak muda tersebut.
"Sebetulnya, polisi sudah mulai bekerja dari malam sampai pagi. Tapi, pada saat lintas ganti anggota bertugas mereka melakukan penyerangan.
| Harga Tiket Pesawat Terbaru dari Manado untuk Periode 27-30 April 2026 |
|
|---|
| Peringatan Dini BMKG Sulut Cuaca Besok Minggu 25 April 2026, Berikut Daerah Waspada Potensi Hujan |
|
|---|
| Harga Emas di Pegadaian Turun Sabtu 25 April 2026, Berikut Rincian Harganya |
|
|---|
| Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Sulut hingga Pukul 22.00 WITA |
|
|---|
| Gempa Bumi di Malut Sabtu 25 April 2026, Info BMKG Kekuatan dan Lokasinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kapolres-Bitung-AKBP-Albert-Zai-menyampaikan-keterangsn-pers.jpg)