Sabtu, 6 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran di Bitung

Satu Rumah Permanen di Bitung Sulut Terbakar, Ini Kronologinya

Tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bitung, segera datang ke lokasi untuk padamkan api.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Ventrico Nonutu
Humas Polres Bitung/-
KEBAKARAN - Kebakaran satu rumah di Kelurahan Manembo-nembo Atas, Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu 7 Maret 2026. Warga ikut membantu memadamkan api. 

Yus Petiunaung sempat berupaya mencabut regulator tabung gas, namun kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar hingga ke bagian atap rumah sehingga ia terpaksa menyelamatkan diri.

Sekitar pukul 10.20 Wita, upaya pemadaman dilakukan oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Bitung serta satu unit mobil pemadam dari PT Multi Nabati Sulawesi.

Pada pukul 10.30 Wita, personel Polsek Matuari yang dipimpin Padal IPTU L.R. Makawimbang bersama Ka SPKT AIPTU P Lefteuw, didampingi piket Reskrim, Tim Inafis Polres Bitung, serta unsur Piket Pamapta tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan membantu proses pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 Wita, setelah itu Tim Inafis Polres Bitung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kebakaran.

"Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun pemilik rumah, Yus Petiunaung, mengalami luka bakar pada kedua kakinya dan segera dilarikan oleh personel Pamapta Polres Bitung ke Rumah Sakit Manembo–Nembo untuk mendapatkan perawatan medis," kata dia.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.

Penjelasan Kapolsek Matuari

Kapolsek Matuari AKP Dwi Feriantina, S.Tr.K., SIK MH menjelaskan, bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat begitu menerima laporan masyarakat untuk mengamankan lokasi serta membantu penanganan korban.

“Personel kami bersama piket fungsi Polres Bitung dan Tim Inafis segera turun ke lokasi untuk mengamankan TKP, membantu proses pemadaman serta mengevakuasi korban yang mengalami luka bakar ke rumah sakit agar segera mendapat perawatan medis,” ujar Kapolsek Matuari AKP Dwi Feriantina.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan kompor maupun tabung gas LPG, khususnya saat aktivitas memasak dalam jumlah besar.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kondisi tabung gas, selang, dan regulator dalam keadaan baik serta segera menghentikan penggunaan apabila tercium bau gas. Kewaspadaan ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda,” tambahnya. 

(TribunManado.co.id/Crz)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved