Selasa, 2 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cap Go Meh 2026

Serba-serbi Cap Go Meh di Kota Bitung: Barongsai hingga Tarian Kabasaran Warnai Ritual Goan Siau

Perayaan Cap Go Meh atau Ritual Suci Goan Siau digelar meriah di Kota Bitung, Selasa (3/3/2026).

Tayang:
Tribun Manado/Christian_Wayongkere
CAP GO MEH - Suasana perayaan Cap Go Meh atau Goan Siau Imlek 2577 di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (3/3/2026). Berikut serba-serbi perayaan Cap Go Meh di Kota Bitung. 

Ringkasan Berita:
  • Perayaan Cap Go Meh atau Ritual Goan Siau digelar meriah di Kota Bitung, Selasa (3/3/2026).
  • Prosesi Klenteng Seng Bo Kiong memadukan barongsai, naga hijau, tarian Kawasaran, dan musik bambu.
  • Cap Go Meh menandai berakhirnya rangkaian Tahun Baru Imlek bagi umat Tridharma.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perayaan Cap Go Meh atau Ritual Suci Goan Siau digelar meriah di Kota Bitung, Selasa (3/3/2026).

Prosesi yang diselenggarakan oleh Klenteng Seng Bo Kiong ini menghadirkan perpaduan budaya Tionghoa dan Minahasa dalam satu rangkaian arak-arakan.

Barongsai dan naga hijau berjalan beriringan dengan tarian Kawasaran serta alunan musik bambu khas Sulawesi Utara.

Menurut masyarakat Tionghoa yang menganut ajaran Tridharma, setelah Cap Go Meh maka berakhirlah seluruh rangkaian Tahun Baru Imlek.

Berikut serba-serbi Cap Go Meh di Kota Bitung.

GOAN SIAU - Perpaduan budaya etnis Tionghoa dan Minahasa, berbaur menjadi satu dalam arak-arakkan ritual suci perayaan Goan Siau atau Cap Go Meh Imlek 2577, Selasa 3 Maret 2026 di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).Perpaduan tersebut membawa Harmoni dan sedap di tonton oleh banyak masyarakat Kota berjuluk Kota Cakalang.
GOAN SIAU - Perpaduan budaya etnis Tionghoa dan Minahasa, berbaur menjadi satu dalam arak-arakkan ritual suci perayaan Goan Siau atau Cap Go Meh Imlek 2577, Selasa 3 Maret 2026 di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).Perpaduan tersebut membawa Harmoni dan sedap di tonton oleh banyak masyarakat Kota berjuluk Kota Cakalang. (Tribun Manado/Christian_Wayongkere)

Nuansa Tionghoa dan Minahasa Berbaur dalam Ritual Suci Goan Siau

Perpaduan budaya etnis Tionghoa dan Minahasa terlihat dalam arak-arakan ritual suci perayaan Goan Siau atau Cap Go Meh Imlek 2577, Selasa 3 Maret 2026 di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Barongsai, naga hijau, serta kio para dewa berjalan beriringan dengan tarian Kawasaran khas Minahasa dan alunan musik bambu tradisional Sulawesi Utara.

Dentuman gong berpadu dengan gerakan gagah penari Kabasaran, menghadirkan suasana yang mempertemukan tradisi Tionghoa dan kearifan lokal Minahasa dalam satu jalur prosesi.

Perpaduan tersebut membawa harmoni dan sedap ditonton oleh banyak masyarakat di kota yang berjuluk Kota Cakalang tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Klenteng Seng Bo Kiong.

Goan Siau atau Cap Go Meh sendiri dilaksanakan pada hari ke-15 bulan pertama di tahun baru Imlek.

Menurut masyarakat Tionghoa yang menganut ajaran Tridharma, setelah dilangsungkannya Cap Go Meh, maka berakhirlah seluruh rangkaian Tahun Baru Imlek.

Barisan Non-Ritual: Semangat Kebangsaan dan Kebudayaan

Susunan arak-arakan terdiri dari barisan non-ritual dan barisan ritual.

Barisan non-ritual dibuka dengan dua spanduk kuning bertuliskan “Prosesi Goan Siau” lengkap dengan aksara Mandarin dan gambar naga di sisi kiri dan kanan. 
Spanduk kedua bertuliskan “Negara Makmur Rakyat Sentosa”.

Di belakangnya tampil tarian Kawasaran atau Kabasaran khas Minahasa.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved