Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan di Bitung

Kronologi Kecelakaan Maut di Jembatan Tendeki Bitung: Korban Selamat Patah Tulang

Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sebuah truk di Jembatan Lingkungan IV, tepatnya di belokan menuju Taman Lansia, Kelurahan Tendeki.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/Polres Bitung
OLAH TKP - Aparat kepolisian melakukan olah TKP dan evakuasi terkait kecelakaan tunggal truk bermuatan pasir yang terjun ke jurang di Kelurahan Tendeki, Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (30/1/2026). Insiden yang diduga akibat rem blong tersebut menyebabkan pengemudi meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban luka dilarikan ke RSUD Manembo-nembo. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sebuah truk di Jembatan Lingkungan IV, tepatnya di belokan menuju Taman Lansia.
  • Satlantas) Polres Bitung melalui Unit Laka langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
  • Insiden tragis ini mengakibatkan pengemudi truk meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sebuah truk di Jembatan Lingkungan IV, tepatnya di belokan menuju Taman Lansia, Kelurahan Tendeki, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bitung melalui Unit Laka langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Insiden tragis ini mengakibatkan pengemudi truk meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu penumpang lainnya mengalami luka serius.

Berdasarkan data kepolisian, korban meninggal dunia diidentifikasi bernama Lukman (29), seorang karyawan swasta asal Kabupaten Kepulauan Talaud.

Sementara itu, korban luka-luka adalah Ferdy Mohamad (21), warga Kota Bitung.

Ferdy dilaporkan mengalami patah tulang pada kaki kiri serta luka-luka di sekujur tubuh.

Ia kini telah dievakuasi ke RSUD Manembo-nembo untuk perawatan medis.

Kronologi

Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., SIK., MH, menjelaskan bahwa dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada kendaraan tersebut.

Dari keterangan korban selamat serta hasil pemeriksaan awal di lokasi, kendaraan truk bermuatan pasir tersebut diduga mengalami rem blong saat melintas di turunan dan tikungan tajam.

"Sehingga tidak dapat dikendalikan dan terjun ke jurang,” ujar AKP Dwi Dea Anggraini dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunmanado.co.id.

Sesaat setelah kejadian, warga sekitar sempat berusaha memberikan pertolongan pertama kepada para korban.

Andi Abubakar (60) dan Diana Lamaani (33) bersama masyarakat sekitar berupaya mengevakuasi korban yang masih hidup dengan peralatan seadanya, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Sekitar pukul 12.00 WITA, personel SPKT dan Intel Polsek Matuari tiba di lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan pengumpulan bahan keterangan awal, serta membantu proses evakuasi korban.

"Selanjutnya, Unit Laka Sat Lantas Polres Bitung melanjutkan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kecelakaan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved