Kecelakaan di Bitung
Rem Blong Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Maut Truk Pasir di Tendeki Bitung Sulawesi Utara
Sebuah truk roda enam bermuatan pasir terjun ke jurang di ruas jalan Kelurahan Tendeki menuju Kelurahan Kumersot pada Jumat (30/1/2026) siang.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Sebuah truk roda enam bermuatan pasir terjun ke jurang di ruas jalan Kelurahan Tendeki menuju Kelurahan Kumersot pada Jumat (30/1/2026) siang.
- Peristiwa nahas ini menimpa truk bernomor polisi DB 8175 BY berwarna hijau-putih sekitar pukul 11.30 WITA.
- Berdasarkan investigasi awal di lokasi kejadian, polisi menemukan indikasi kuat adanya kegagalan fungsi teknis pada kendaraan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bitung, Sulawesi Utara.
Sebuah truk roda enam bermuatan pasir terjun ke jurang di ruas jalan Kelurahan Tendeki menuju Kelurahan Kumersot pada Jumat (30/1/2026) siang.
Peristiwa nahas ini menimpa truk bernomor polisi DB 8175 BY berwarna hijau-putih sekitar pukul 11.30 WITA.
Berdasarkan investigasi awal di lokasi kejadian, polisi menemukan indikasi kuat adanya kegagalan fungsi teknis pada kendaraan.
Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi De Anggraini, menjelaskan bahwa kondisi jalan yang ekstrem memperparah keadaan saat truk mengalami kendala pengereman.
"Hasil olah TKP dan keterangan korban selamat, kendaraan truk angkut pasir alami rem blong saat melintas di turunan dan tikungan tajam jalan yang berada di Kelurahan Tendeki Lingkungan IV," jelas Kasat Lantas Polres Bitung AKP Dwi De Anggraini, dalam keterangan via WA Sabtu (31/1/2026).
Korban Meninggal Dunia, Lukman (29), seorang karyawan swasta asal Kabupaten Kepulauan Talaud.
Korban Luka Berat, Ferdy Mohamad (21), warga Kota Bitung, mengalami patah tulang kaki kiri dan luka di sekujur tubuh.
Pasca-kejadian, warga setempat langsung melakukan aksi penyelamatan spontan untuk mengeluarkan para korban dari himpitan kendaraan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Pihak Polres Bitung melalui Kasi Humas AKP Abdul Natip Anggai menyampaikan apresiasi atas kesigapan warga dalam proses evakuasi.
Ia juga menegaskan bahwa personel kepolisian telah memastikan penanganan di lapangan berjalan kondusif.
"Personil kami juga memasyukan proses evakuasi dan olah TKP berjalan aman dan tertib," tambah Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai.
Jalur Tendeki-Kumersot sendiri dikenal sebagai zona merah kecelakaan bagi kendaraan berat.
Selain kondisi topografi yang didominasi turunan dan tikungan tajam, kurangnya rambu peringatan di area tersebut menjadi catatan penting bagi para pengendara.
Menutup keterangannya, pihak kepolisian meminta para sopir kendaraan bermuatan besar untuk lebih disiplin dalam mengecek kelayakan armada mereka demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.
"Pastikan kendaraan anda dalam mondisi laik jalan. Terutama sistem penereman dan tingkatkan kewaspadaan saat melewati jalan rawan kecelakaan," kata dia.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Kecelakaan Maut di Bitung, Seorang Pemotor Tewas, Motor Tabrakan dengan Mobil Pikap |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Kota Bitung Sulut, Seorang Perempuan Meninggal di Lokasi Kejadian |
|
|---|
| Identitas Pengemudi Truk Kontainer dan Pemotor yang Kecelakaan di Bitung Sulut, Motor Tertimpa Lampu |
|
|---|
| Kecelakaan di Bitung, 2 Motor Tertimpa Lampu Jalan Seusai Dihantam Kontainer, 3 Korban Dibawa ke RS |
|
|---|
| Penyebab Kecelakaan Truk di Tendeki Bitung, Ini Dugaannya Berdasarkan Hasil Olah TKP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kasat-Lantas-Polres-Bitung-AKP-Dwi-De-Anggraini.jpg)