Sekolah Rakyat

Jadwal Mulai Proses Belajar Sekolah Rakyat, Ini Agenda Awalnya

Editor: Alpen Martinus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SEKOLAH RAKYAT- Ilustrasi gambar siswa SMP saat belajar di kelas. Sekolah rakyat ditargetkan beroperasi tahun ini.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah menargetkan sekolah rakyat sudah harus berjalan tahun ini.

Itu dibuktikan dengan akan segera dibuka rekrutmen guru dan siswa.

Sebab khusus 2025 ditargetkan ada 200 titik sekolah yang beroperasi.

Baca juga: Kepala Sekolah Rakyat Akan Kerja 24 Jam, Ini Tujuannya

Sebanyak 200 titik tersebut tersebar di seluruh Indonesia.

Pun target siswa yang direkrut tahun ini mencapai 10 ribu orang.

Sudah ada  9.700 siswa yang diterima hingga sekarang.

Kementerian Sosial (Kemensos) akan membuka rekrutmen siswa dan tenaga pengajar untuk 100 titik Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia mulai pekan ini.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, 100 titik tersebut merupakan titik-titik tambahan untuk mengejar target 200 titik Sekolah Rakyat yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang.

“Sementara yang 100 titik lagi, sekarang sudah kita temukan 94 titik. Dalam minggu ini juga kita akan mulai rekrutmen siswa dan rekrutmen guru serta tenaga kependidikan yang lain,” ujar Saifullah, Rabu (2/7/2025).

Dengan tambahan ini, pemerintah menargetkan bisa menampung lebih dari 10.000 siswa baru, melengkapi 9.700 siswa yang sudah diterima di 100 titik pertama.

Sekolah Rakyat akan mulai melaksanakan proses belajar pada 14 Juli 2025 dengan agenda masa orientasi dan matrikulasi, guna mengenalkan siswa, guru, dan kepala sekolah satu sama lain.

“Yang 100 titik di 14 Juli sudah dimulai. Nanti ada beberapa titik dari 100 tambahan ini juga akan bergabung tanggal 14, tapi sebagian lagi mungkin di akhir Juli, tergantung kesiapan sarana-prasarananya,” kata Saifullah.

Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah, memastikan bahwa proses penerimaan siswa dan guru akan rampung sebelum 15 Juli 2025.

Sementara itu, sejumlah lokasi masih dalam tahap renovasi sarana dan prasarana, yang dilakukan secara paralel.

“Insya Allah, penerimaan siswa dan guru tuntas sebelum 15 Juli. Tapi kita masih menunggu penyelesaian renovasi fasilitasnya. Koordinasi terus berjalan dengan berbagai kementerian dan lembaga,” kata dia.

Halaman
12

Berita Terkini