Kemudian Implementasi Cross Cutting Penanggulangan Kemiskinan;
*TKKD- Memperkuat peran fungsi tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah
*Satu Data Kemiskinan- Mengacu pada data kemiskinan PNP2K, agar intervensi berbagai program penanggulangan kemiskinan tepat sasaran
*Integritas Program- Melaksanaan perencanaan dan intervensi program penanggulangan kemiskinan terintegrasi berdasarkan cross cutting program
*Inovasi- mendorong tumbuh kembangnya inovasi penanggulangsn kemiskinan, di perangkat daerah dan pemerintah desa / kelurahan
*Blusukan pimpinan- Intervensi langsung dilakukan oleh pimpinan daerah ketika melakukan blusukan ke wilayah / warga miskin.
Monitoring dan Evaluasi
- Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap capaian program secara berkala melalui rapat koordinasi TKPKD,
Permasalahan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan serta tindak lanjut:
Permasalahan
1.Data jumlah penduduk miskin ekstrem yang belum akutat sebagai akibat dari verifikasi dan validasi data belum berjalan dengan baik,
2.Dampaknya program nangkis yang belum optimal karena data penduduk miskin yang belum akurat,
3.Koordinasi pada pengampuh program nangkis yang belum berjalan secara optimal,
4.Presentase penduduk miskin dan jumlah pengangguran yang masih tinggi
Tindak lanjut
-Pendataan penduduk secara digital (micro data),
-Data penduduk miskin dari micro data sebagai acuan atau pembanding atau verifikasi untuk penerima program nangkis,
-Peningkatan koordinasi secara terpadu pada pengampuh program nangkis,
Penyusunan RAD penanggulangan kemiskinan,
-Penguatan UMKM untuk peningkatan pendapatan masyarakat.