Sebagian ahli percaya, testosteron bisa mempengaruhi agresivitas kucing oranye.
Jika kucing oranye berjenis kelamin jantan mendominasi, berarti ada banyak kucing yang memiliki kadar testosteron lebih tinggi daripada warna kucing lainnya.
Kucing oranye paling ramah
Kebalikan dari kepercayaan publik, penelitian lain justru menyebut kucing berwarna oranye paling ramah pada manusia.
Delgado, Munera, dan Reevy dalam Anthrozoos sebuah jurnal multidisiplin interaksi antara manusia dan hewan lainnya membuktikan, mayoritas pemilik kucing mengaku kucing berwarna oranye sebagai jenis yang paling ramah.
Kucing oranye disebut lebih bersifat penyayang daripada kucing warna lain.
Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa kucing tiga warna tidak sabaran dan kucing putih lebih pendiam.
Jangan bedakan warna kucing
Studi yang dilakukan Universitas California di Berkeley menunjukkan bahwa publik menganggap kucing oranye lebih baik daripada kucing warna lain.
Dilansir dari berkeleynews, warna bulu kucing termasuk hal yang menjadi pertimbangan orang yang akan mengadopsinya, bukan hanya dilihat dari sifat kucing itu.
Kondisi demikian membuat kucing yang berwarna selain oranye terlantar dan tidak diadopsi orang dari tempat penampungan hewan akibat persepsi buruk publik atas warna kucing tertentu.
Untuk mengatasi hal ini, pihak kampus mendorong praktik memilih kucing adopsi dari karakternya, bukan hanya warna bulu.