TRIBUNMANADO.CO.ID - Kucing oranye atau dikenal dengan kucing oyen saat ini sedang viral.
Viral karena kelakuannya yang sudah meresahkan warga.
Di Bogor tepatnya di Kawasan Pakansari, Kecamatan Cibinong, dikabarkan seekor kucing oyen diamankan petugas damkar karena terlalu ganas dan sudah melukai tiga warga.
Benarkah kucing oyen memang ganas dan galak? Simak info selengkapnya berdasarkan penelitian.
Sebelum ke penjelasan apakah kucing oyen memang galak, simak terlebih dahulu sejumlah fakta yang jarang diketahui banyak orang.
Kucing Oyen adalah sebutan kucing berwarna oranye.
Ada 5 fakta tentang kucing oyen yang tak banyak yang tahu.
1. Kucing oren sangat penyayang
Kucing oren ternyata memiliki sifat penyayang dan secara alami adalah hewan yang cukup mandiri.
Mereka bersih, pendiam, dan sangat cocok untuk menjadi hewan peliharaan bagi pasangan lansia atau seseorang yang hidup sendiri.
Beberapa orang percaya bahwa kucing oren lebih cepat terikat dengan pemiliknya daripada kucing dengan warna lain.
Secara umum, kucing oren suka dipeluk, suka bermain, aktif, serta memiliki temperamen yang hangat dan ramah.
2. Kucing oren itu cerdas
Dilansir dari AnimalPath, karena sering bertingkah konyol, kucing oren sering dianggap bodoh. Namun, justru sebaliknya kucing oren juga sama cerdasnya dengan kucing lain yang memiliki warna berbeda.
Faktanya, warna kucing tidak memengaruhi kecerdasan atau temperamennya. Oleh karena itu, ada kemungkinan beberapa kucing oren bisa sangat cerdas.
Misalnya, kucing oren dari ras Abyssinian cenderung lebih pintar dan lebih mudah dilatih daripada kucing oren dari ras lain.
3. Kucing oren suka berpetualang
Kucing oren dikenal ramah dan suka berpetualang. Mereka suka bertemu orang baru, menjelajahi tempat baru, hingga tidur di bawah sinar matahari.
Kucing ini juga cenderung merasa penasaran, suka berada di sekitar kucing lain dan mudah berorientasi pada orang.
Jika Anda menyukai anak kucing yang penuh rasa ingin tahu dan senang menjelajahi lingkungannya, maka kucing oren adalah pilihan ideal.
4. Kucing oren suka ‘berbicara’
Dilansir dari laman PetsRadar, kucing oren merupakan peliharaan yang suka 'berbicara' atau cukup cerewet. Mereka disebut sering sekali mengeong.
Meskipun demikian, kucing oren memiliki sikap yang lebih ramah dibanding kucing warna lainnya.
5. Kucing oren dikenal sangat santai
Selain ramah dan suka berpetualang, kucing oren juga dikenal sebagai jenis yang suka bersantai.
Banyak dari mereka cenderung suka tidur atau berbaring di bawah sinar matahari, dan secara umum terlihat seperti suka bermalas-malasan.
Sikap santai mereka tidak berhenti hanya pada aktivitas fisik saja, kucing oren juga memiliki temperamen santai yang membuat mereka senang bergaul.
Benarkah kucing berwarna oranye lebih galak dan agresif daripada kucing jenis lain? Simak penjelasan lengkapnya.
Bukan cuma kucing oranye
Studi menunjukkan, memang ada kucing berwarna tertentu yang bersikap lebih agresif kepada manusia.
Penelitian yang dilakukan Elizabeth A Stelow, Melissa J Bain, dan Philip H Kass dalam Jurnal Ilmu Kesejahteraan Hewan membuktikan, kucing betina yang memiliki kombinasi warna oranye bersikap lebih galak kepada manusia.
Jenis kucing oranye yang galak ini antara lain kucing belang tiga warna atau calico, kucing tortie warna hitam dan kemerahan, serta kucing torbie yang memiliki bulu bergaris dengan kombinasi dua warna tortie.
Di sisi lain, kucing jantan berwarna hitam dan putih juga memiliki kecenderungan lebih galak daripada kucing jantan warna lain.
Dari berbagai sumber diketahui sebagian besar kucing oranye berjenis kelamin jantan.
Kondisi ini terjadi karena kombinasi genetik pada kromoson kucing.
Kucing jantan memiliki hormon testosteron.
Sebagian ahli percaya, testosteron bisa mempengaruhi agresivitas kucing oranye.
Jika kucing oranye berjenis kelamin jantan mendominasi, berarti ada banyak kucing yang memiliki kadar testosteron lebih tinggi daripada warna kucing lainnya.
Kucing oranye paling ramah
Kebalikan dari kepercayaan publik, penelitian lain justru menyebut kucing berwarna oranye paling ramah pada manusia.
Delgado, Munera, dan Reevy dalam Anthrozoos sebuah jurnal multidisiplin interaksi antara manusia dan hewan lainnya membuktikan, mayoritas pemilik kucing mengaku kucing berwarna oranye sebagai jenis yang paling ramah.
Kucing oranye disebut lebih bersifat penyayang daripada kucing warna lain.
Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa kucing tiga warna tidak sabaran dan kucing putih lebih pendiam.
Jangan bedakan warna kucing
Studi yang dilakukan Universitas California di Berkeley menunjukkan bahwa publik menganggap kucing oranye lebih baik daripada kucing warna lain.
Dilansir dari berkeleynews, warna bulu kucing termasuk hal yang menjadi pertimbangan orang yang akan mengadopsinya, bukan hanya dilihat dari sifat kucing itu.
Kondisi demikian membuat kucing yang berwarna selain oranye terlantar dan tidak diadopsi orang dari tempat penampungan hewan akibat persepsi buruk publik atas warna kucing tertentu.
Untuk mengatasi hal ini, pihak kampus mendorong praktik memilih kucing adopsi dari karakternya, bukan hanya warna bulu.