JAK Kembali Berulah

Jejak Karier James Arthur Kojongian yang Tengah Viral di Medsos Gegara Diduga Aniaya Seorang Wanita

Penulis: Erlina Langi
Editor: Erlina Langi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

James Arthur Kojongian

Meski demikian, JAK harus puas menjabat di posisi Ketua Komisi I DPRD Minahasa. Sementara posisi prestise Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar masih milik Careigh Naichel Runtu.

Maklum saja, ketika itu Partai Golkar masih dikuasai faksi Runtu, dipimpin Stevanus Vreeke Runtu menjabat Ketua DPD I Golkar Sulut.

Baca juga: GPS Siapkan Pendampingan Hukum kepada Korban Dugaan Penganiayaan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara

James Arthur Kojongian (Istimewa)

2. JAK jadi Bendahara DPD 1 Partai Golkar Sulut

Arah angin politik mulai berubah, membawa berkah bagi karir politik JAK, manakala iparnya Christiany Eugenia Paruntu (CEP) berhasil menduduki jabatan tertinggi Partai Golkar di Sulut.

Tahun 2017, CEP terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut.

Karir JAK pun ikut terkerek. Ia didapuk menjadi Bendahara DPD I Partai Golkar Sulut.

3. Jabat Wakil Ketua DPRD Sulut hingga saat ini

Di Pileg 2019, awal baru karir JAK di DPRD. Sebelumnya Anggota DPRD Minahasa, ia naik kelas bertarung di DPRD Provinsi Sulut.

JAK menuju Gedung Cengkih, bertarung di dapil V Minsel-Mitra. Seperti prediksi awal, ditopang iparnya CEP sebagai Bupati Minsel, langkah JAK mulus menjadi Anggota DPRD Sulut.

Ia meraup sekitar 34.000 suara, terbanyak kedua di dapil tersebut.

Di persaingan meraih poisisi Wakil Ketua DPRD Sulut Partai Golkar, JAK otomatis tanpa lawan. Ia menyingkirkan sejumlah kader senior Partai Golkar untuk duduk di kursi pimpinan dewan, semisal Winsulangi Salindeho, Inggried Sondakh dan Rasky Mokodompit.

Sampai sekarang jabatan Wakil Ketua DPRD Sulut masih diemban JAK.

Di awal rezim CEP memimpin Golkar Sulut, JAK juga merangkap sejumlah posisi strategis.

Selain menjabat Bendahara DPD I Partai Golkar, JAK juga dipercaya memegang tampuk pimpinan Ketua Harian DPD II Partai Golkar Minsel.

Bahkan, ketika Rezim CEP berlanjut memimpin Partai Golkar Sulut tahun 2020 ini, setelah kembali terpilih aklamasi sebagai Ketua, JAK juga mendapat posisi prestise. Ia menjabat Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulut.

Di tahun yang sama, JAK juga dipercaya memimpin organisasi sayap Partai Golkar sebagai Ketua AMPI Sulut.

JAK ketika dikonfirmasi tribun, enggan merespon terkait inisiden di Kota Tomohon, bersama istrinya MEP. 

(TribunManado.co.id/lin/Riz/ryo)

(*)

Baca Berita Tribun Manado Terbaru DI SINI

Baca Berita Lainnya di Google News

Berita Terkini