“Penggunaan helm sangat penting untuk menghindari hal-hal fatal bila terjadi kecelakaan,” ungkap Adek Taufik.
Untuk itu, Kasat Lantas kembali mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melintasi jalan raya, apalagi pada jam masuk kerja ( pagi) dan jam pulang kerja (sore) dimana kondisi arus lalu lintasnya lebih padat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan titik-titik yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Titik rawan kecelakaan lalu lintas sebelumnya juga sudah kita pasang tanda, agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut.
Selain itu, dalam setiap kesempatan kita juga selalu mengedukasi masyarakat akan tertib berlalu lintas,” demikian Kasat Lantas Polres Aceh Utara.
Terpisah, Keuchik Lang Nibong, Kecamatan Baktiya Barat, Ramli, kepada Serambi, kemarin, menyebutkan, Yeni termasuk salah satu mahasiswi di kampungnya yang sedang kuliah pada perguruan tinggi yang ada di kawasan Lhokseumawe dan ia termasuk mahasiswi baru.
“Yang saya tahu, dia (Yeni) kuliah di Lhokseumawe, tapi saya lupa kampusnya,” ujar Keuchik.
Setelah mengetahui kejadian, menurut Ramli, ayah korban langsung mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia (RSUCM) untuk menjemput jenazah anaknya dan dilaksanakan fardhu kifayah.
“Tadi siang (siang kemarin-red) sudah selesai dikebumikan.
Sedangkan satu korban lagi adalah mahasiswi dari Kecamatan Baktiya,” pungkas Keuchik Ramli.
(SerambiNews.com)
Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul 2 Mahasiswi Meninggal Saat ke Kampus, Sepmor Bertabrakan dengan Bus Sekolah