Akibat kejadian itu, kedua mahasiswi tersebut terpental ke badan jalan dan mengalami luka serius.
Dinatul meninggal di lokasi kejadian, sementara Yeni mengalami kritis.
Lalu, keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara oleh petugas medis Puskesmas Syamtalira Aron menggunakan ambulans puskesmas setempat.
Setiba di RSCM, tambahnya, Yeni juga sudah mengembuskan nafas terakhir.
Menurut Kasat Lantas, setelah kejadian itu petugas langsung menuju ke lokasi untuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti.
Sekitar pukul 11.00 WIB, keluarga kedua korban tiba di rumah sakit.
Kemudian, jenazah Yeni dan Dinatul langsung dibawa pulang ke rumahnya masing-masing menggunakan ambulans RSUCM.
“Barang bukti berupa sepmor korban dan bus sekolah Pemkab Aceh Utara yang disopiri Amren (50), warga Meunasah Reudeup Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, sudah kita amankan,” ujar Kasat Lantas.
AKP Adek Taufik mengungkapkan, pihaknya akan terus mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari masyarakat untuk penyidikan kasus kecelakaan tersebut.
Polisi Imbau Pengguna Jalan Hati-hati
Foto: Ilustrasi kecelakaan (Tribun-medan.com/ Dedy Kurniawan)
Kasat Lantas Polres Aceh Utara, AKP Adek Taufik, juga menyebutkan, untuk proses lanjutan kasus tersebut, pihaknya akan memanggil warga yang mengetahui insiden itu guna dimintai keterangan terkait kronologi kejadian.
“Tadi (kemarin-red) kita sudah menginterogasi beberapa warga di lokasi kejadian saat proses penyelidikan,” ujarnya.
Selama ini, menurut AKP Adek Taufik, petugas rutin mengadakan sosialisasi ke sekolah, dayah, dan ke desa-desa agar masyarakat tertib berlalu lintas, sehingga bisa mencegah terjadi kecelakaan di jalan raya.