Keteladanan Yakub untuk mengambil hati atau mendapatkan kasih harus kita lakukan dalam membangun perdamaian dengan sesama.
Hanya dengan kesabaran, kerendahan hati dan sikap yang mau mengalah, berani mengakui kesalahan maka kita dapat menghentikan kegeraman/kemarahan. Itulah langkah demi langkah untuk mendamaikan diri dengan mereka yang membenci kita. Yakub tidak meminta Esau mendamaikan dirinya, tapi ia sendiri berinisiatif untuk menenangkan/mendamaikan hati Esau.
Setelah langkah demi langkah ditempuh, pada akhirnya ia akan melihat muka Esau dan berharap diterima dengan baik.
Di tengah dunia yang penuh kekerasan dan permusuhan, orang percaya dipanggil untuk mampu berdamai dengan siapa saja, termasuk dengan orang yang memusuhi kita. Kita dipanggil membalas kejahatan dengan kebaikan. Cara damai harus kita bangun untuk memenangkan hati sesama kita. Hal ini harus dilakukan dengan kesabaran, pengampunan dan berkelanjutan sambil terus mengandalkan Tuhan.
Menjadi seorang agen/pelopor perdamaian tidak mudah, ada banyak orang yang melakukan sebaliknya. Bukan mencari sahabat melainkan lebih suka mencari musuh. Seorang pendamai haruslah sosok yang rendah hati, tekun berdoa dan mau menenangkan hati orang lain.
Semoga tahun baru ini kita hidup dalam perdamaian dengan semua orang, jangan karena pemilihan atau lainnya kita menjadi musuh terhadap yang lain apalagi keluarga sendiri. Tahun baru ini harus menjadi tahun perdamaian bagi kita semua, di mulai dari diri sendiri. Amin
Baca tanpa iklan