Berita Sulut

Apindo Sulut Apresiasi Pemkot Buka Mal untuk Lansia dan Anak-anak, Lieke: Tetap Disiplin Prokes

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Apindo Sulut Nicho Lieke

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo ) Sulut menyambut gembira rencana Pemerintah Kota Manado yang membuka pintu pusat perbelanjaan (mal) bagi lansia dan anak-anak.

"Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah Kota Manado," ujar Ketua Apindo Sulut, Nicho Lieke, Selasa (27/04/2021).

Katanya, dengan memberi kesempatan kepada lansia dan anak-anak masuk mal akan mendorong angka kunjungan.

Baca juga: Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong Gelar Operasi Pasar Bahan Pokok

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Rabu 28 April 2021, Aries Bekerja Lebih Keras, Capricorn Kesuksesan Tak Terduga

Baca juga: Tagana Sitaro Gelar Pembersihan dan Penyemprotan Disinfektan di Gereja GMIST Ulu

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulut, Nicho Lieke (TRIBUN MANADO/FERNANDO LUMOWA)

"Pasti ada dampak ekonominya, mendorong permintaan.

Ada spending, angka belanja naik, mempercepat perputaran ekonomi," katanya.

Meskipun demikian, Lieke bilang, pengelola mal dan pengunjung wajib taat protokol kesehatan.

"Nah ini yang juga penting.

Kita tak boleh lengah.

Pengawasan oleh satgas Covid-19 di mal harus diperketat juga," jelasnya.

Menurut Lieke, kalangan pelaku usaha akan selalu berada di belakang pemerintah.

Dalam arti, apapun kebijakan yang diambil pemerintah, pengusaha akan selalu mendukungnya.

Diketahui, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut memberi sinyal akan membuka pintu mal bagi lansia dan anak-anak.

Kata dia, nantinya ketika dibuka untuk semua umur, protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan disiplin.

Katanya, untuk arena bermain anak, bisa dibuka pada jam-jam tertentu.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulut, Nicho Lieke (Dok. Tribun)

"Bukan sepanjang mal buka," kata wali kota dua periode ini saat kunjungan kerja di Kecamatan Wanea, Senin (26/04/2021).

Katanya, dengan diizinkannya lansia dan anak-anak masuk mal, bisa mengatasi kejenuhan warga Manado.

Saat ini Kota Manado berada dalam zona oranye dengan jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 4000-an warga.

Walaupun sudah setahun namun masih ada warga yang terkonfirmasi Covid-19, kata Lumentut, itu menandakan virus ini belum beranjak dari Kota Manado.

(Tribun Manado/ Fernando Lumowa)

berita terkait manado lainnya

Baca juga: Ini Cermin Kota Bitung, Banyak Pelanggar di Kawasan Tertib Lalu Lintas

Baca juga: Ingat Napi Bule Cantik Asal Afrika Selatan? Kini Fasih Bahasa Manado, Tahu Cara Membuat Membatik

Baca juga: Penggunaan GeNose di Bandara Samrat Manado Tunggu Verifikasi Kemenhub

TONTON JUGA:

Berita Terkini