Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Gemuruh air yang jatuh dari ketinggian 75 meter terdengar seperti desau air bah.
Di bawahnya ada angin kencang yang tercipta karena dorongan volume air yang cukup besar.
Suhu di sekitar air terjun itu pun sangat dingin.
Di siang hari ada penampakan pelangi yang cukup terang tercipta di depan air terjun. Keberadaan pelangi ini yang menjadi buruan wisatawan untuk swafoto.
Sekeliling air terjun terdapat hutan perawan dengan pohon-pohon yang tinggi dan besar.
Baca juga: Soal Kriteria Sekda di Kabupaten dan Kota, Begini Tanggapan Pengamat Politik dan Pemerintahan
Baca juga: Ini Kata Pengamat Politik Sulut Terkait Peluang Olly Dondokambey dan Tetty Paruntu Masuk Kabinet
Baca juga: Polres Minahasa Kantongi 76 Kasus Penganiayaan di Tahun 2021, 90 Persennya Diakibatkan Miras
Lumut dan batu besar yang membungkus batang pohon, menjadikan pemandangan hutan di sekitar air terjun seperti pada film Jurasic Park.
Leluhur Minahasa yang tinggal di Desa Tondei dan Desa Toyopon, menamakan air terjun ini, Winosirang. Warga sekitar sering menyebutnya Aer Jatuh Winosirang.
Air Terjun Winosirang ini terletak di antara Desa Tondei dan Desa Toyopon, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.
Dari Bandara Sam Ratulangi Manado, jaraknya sekira 100 kilometer atau 3 jam perjalanan kendaraan roda empat, ditambah 1 jam 30 menit untuk jalan kaki.
Baca juga: Pangdam XIII/Merdeka Lantik 594 Prajurit Dikmata
Baca juga: Besok Dishub Kotamobagu Launching Kartu Bebas Parkir Khusus
Baca juga: Jelang Ramadan, Kepolisian Perkuat Sinergitas dengan Tokoh Agama
Hingga kini mobil dan sepeda motor belum bisa mencapai lokasi.
Hanya bisa dengan berjalan kaki sekira 2 kilometer dari Desa Tondei.
Keindahan Air Terjun Winosirang menjadi magnet wisatawan lokal dan mancanegara. Setiap tahun pasti ada bule yang datang ke Winosirang.
"Beberapa kali saya mengantar turis dari luar negeri datang ke Air Terjun Winosirang," aku Vidi Wowor, Minggu (11/4/2021).
Baca juga: Lia Eden di Penjara Karena Klaim Satukan Yudaisme, Kristen dan Islam Dalam Agama Baru
Baca juga: Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Olly Dondokambey dan Tetty Paruntu Masuk Bursa? Ini Kata Pengamat
Baca juga: Lawan Liverpool dan Barcelona, Zidane: Kami Kehabisan Tenaga, Belum Berpikir Akhiri Musim
Ketinggian air terjun dan kondisi hutan di sekitarnya yang masih asli, kata Vidi, menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan mancanegara.
"Wisatawan dari luar negeri menginginkan keaslian alam dan keindangan serta tantangan.
Baca tanpa iklan