Dengan berjualan bakso tusuk Nardi bisa memperoleh Rp 200.000 sampai Rp 300.000 perhari.
"Itu sudah keuntungan bersih, tapi kalau sekolah lagi libur biasanya dapat lebih sedikit," paparnya.
Namun Nardi tetap bersyukur dengan apa yang diberikan sang khalik pada dirinya. "Yang terpenting sehat dan umur panjang saja dulu. Kalau yang lainnya tidak terlalu penting," sambung dirinya sambil tertawa.
Nardi yang hanya bisa melihat ketiga buah hati ketika hari raya Idul Fitri ini berharap kedepannya bisa memberikan yang terbaik bagi kedua keluarga kecilnya.
"Yang penting anak saya bisa sekolah dan keluarga saya semuanya sehat itu sudah cukup. Karena yang lain saya serahkan kepada Allah saja, karena dia yang maha tahu," tandasnya. (nie)