Pendapat
Aktivis di Kota Bitung Rocky Oroh: Bendera One Piece Bentuk Perhatian Rakyat untuk Bangsa
"Rakyat dijadikan musuh oleh pemerintah sendiri (rezim) dan ini sangat memalukan," tambah pria yang sempat bekerja sebagai jurnalis ini.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.COM, BITUNG - Aktivis Pembela Pancasila Suara Mantan Panglima Minahasa Merdeka dari Kota Bitung Rocky Oroh menilai pengibaran bendera One Piece menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia adalah bentuk kritik rakyat menyikapi situasi terkini di negara.
"Harusnya mereka (pemerintah pusat) senang karena ada perhatian khusus dari masyarakat untuk bangsa ini. Ini juga menandakan kecintaan rakyat atas negara ini serta bentuk sikap patriotik," jelas Rocky Oroh melalui pesan WhatsApp, Jumat (8/8/2025).
Pelarangan pengibaran bendera One Piece hingga tudingan makar menandakan pemerintah anti-kritik.
Ia menyayangkan respon tersebut lantaran mirip dengan pemeritahan jaman Orba.
"Rakyat dijadikan musuh oleh pemerintah sendiri (rezim) dan ini sangat memalukan," tambah pria yang sempat bekerja sebagai jurnalis ini.
Saat ini, masyarakat dicekik negara dari segala bidang dan arah.
Kondisi ini sudah mencederai semangat kebangsaan.
Lelaki yang akrab disapa Om Bots ini mencontohkan intoleransi yang marak dipertontonkan tanpa tidakan nyata dan jelas dari negara.
Aneka pajak dipungut, tinggal udara yang kita hirup yang tidak kena pajak sekarang ini.
"Bukankah negara ini dibentuk atas dasar kesepakatan pendahulu untuk mensejahterakan rakyat? Kita sekarang ini bukan mengarah ke kesejahteraan sekarang tapi tidak lebih hanya jadi rakyat yang terjajah dan dimiskinkan," ucapnya.

Situasi tersebut tak bisa dibenarkan.
Masyarakat harus aktif mengingatkan pemerintah karena rakyat empunya bangsa ini.
Ancaman yang dilontarkan oleh pemerintah justru membuat dukungan lebih banyak kepada mereka yang memasang bendera One Piece.
Perlu diketahui, One Piece adalah film animasi asal Jepang yang menceritakan tentang bajak laut.
Dalam film itu ada 11 karakter utama, yaitu Monkey D. Luffy, Uta, Shanks, Gordon, Roronoa Zoro, Nami, Sanji, Usopp, Jinbe, dan Nico Robin.
Soal Pemasangan Bendera One Piece, Aktivis Wanita Kota Tomohon Gabriela Pontoh Respons Begini |
![]() |
---|
Aktivis Minahasa Utara Wil Luntungan Pasang Bendera dan Pakai Kaus Motif One Piece |
![]() |
---|
Fenomena Bendera One Piece Jelang HUT ke-80 Indonesia, Begini Tanggapan Mahasiswa Unsrat Manado |
![]() |
---|
Soal Pengibaran Bendera One Piece, Begini Tanggapan Warga Minahasa Utara Benhard Holderman |
![]() |
---|
Ferry Liando : Efektif Tapi Awas Pecah Kongsi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.