Pendapat
Soal Pengibaran Bendera One Piece, Begini Tanggapan Warga Minahasa Utara Benhard Holderman
Pihak-pihak yang memasang profil bendera one piece sejak sebelum muncul fenomena belakangan ini, karena kecintaan mereka terhadap film anime tersebut.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Ventrico Nonutu
TRIBUNMANADO.CO.ID - Belakangan ramai-ramai muncul bendera One Piece, di laman sosial media, profil WA dan lainnya.
Dalam bendera itu memuat gambar topi jerami warna kuning dengan bis warna merah, tengkorak dan latar warna hitam.
One Piece adalah film animasi asal Jepang, menceritakan tentang bajak laut.
Dalam film itu ada 11 karakter utama, mulai dari Monkey D. Luffy juga dikenal sebagai "Luffy Topi Jerami".
Kemudian Uta, Shanks, Gordon, Roronoa Zoro, Nami, Sanji, Usopp, Jinbe dan Nico Robin.
Terkait dengan tengah ramai pemasangan bendera One Piece di Indonesia, mendapat tanggapan dari warga Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Benhard Holderman alias Tuama, seorang designer dan berkecimpung di Budaya Minahasa dan pemain alat Musik Kolintang.
Menurutnya, pihak-pihak yang memasang profil bendera one piece sejak sebelum muncul fenomena belakangan ini, karena kecintaan mereka terhadap film anime tersebut.
"Mereka yang pasang bendera One Piece sejak lalu-lalu karena tau maknanya. Tapi ada juga yang iko rame alias ikut-ikutan," kata Benhard Holderman alias Tuama, saat diwawancara Tribun Manado melalui sambungan WA di Kabupaten Minut, Senin (4/8/2025).
Benhard berpandangan, setuju jika mereka yang memasang bendera One Piece di kenakan sanksi apabila hanya memasang bendera One Piece ketimbang bendera merah putih di momen HUT ke 80 Republik Indonesia.
Ia setuju, jika kedua bendera itu di kibarkan.
Menurutnya, terkait mengibarkan bendera One Piece tidak ada larangan dalam undang-undang.
"Yang pasti Bendera merah-putih harus lebih tinggi," tambahnya.
Pria yang kerap disapa Tuama ini, menilai makna dari pemasangan bendera One Piece ialah bentuk perlawanan, mengkritisi kebijakan dari pemerintah yang tidak masuk akal dan merugikan masyarakat.
Menurutnya, harus ada regulasi atau undang-undang jangan mengibarkan bendera selain bendera Marah Putih.
"Bendera One Piece dilarang, tetapi membiarkan bendera salah satu negara.
Aktivis di Kota Bitung Rocky Oroh: Bendera One Piece Bentuk Perhatian Rakyat untuk Bangsa |
![]() |
---|
Soal Pemasangan Bendera One Piece, Aktivis Wanita Kota Tomohon Gabriela Pontoh Respons Begini |
![]() |
---|
Aktivis Minahasa Utara Wil Luntungan Pasang Bendera dan Pakai Kaus Motif One Piece |
![]() |
---|
Fenomena Bendera One Piece Jelang HUT ke-80 Indonesia, Begini Tanggapan Mahasiswa Unsrat Manado |
![]() |
---|
Ferry Liando : Efektif Tapi Awas Pecah Kongsi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.