Sabtu, 6 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penikaman di Manado

Pergoki Pacar Pesta Miras Bersama 2 Teman Pria di Sario Manado, Alberto Tanos Tewas Ditikam

Kasus pembunuhan terjadi di Kelurahan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (04/08/2025) pagi.

Tayang:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Chintya Rantung
Dok.Humas Polresta Manado
PENIKAMAN - Alberto Benedict Joel Tanos (18), warga Kelurahan Sindulang Satu, Lingkungan III, Kecamatan Tuminting tewas ditikam oleh dua orang pria di Manado. Joel Tanos tewas ditikam saat pergoki pacar pesta miras bersama 2 teman pria di Sario Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan terjadi di Kelurahan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara, Senin (04/08/2025) pagi.

Seorang pria bernama Alberto Benedict Joel Tanos (18), warga Kelurahan Sindulang Satu, Lingkungan III, Kecamatan Tuminting, tewas ditikam oleh dua orang pria.

Dua palaku tersebut berinisial AMR alias Abdul (29), dan ES alias Evan (27), warga Kelurahan Sario Kota Baru (Sakobar).

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika sekira pukul 07.00 Wita, Alberto datang ke rumah pacarnya di Kelurahan Karombasan Utara.

Namun, pacarnya tidak ada disana, setelah bertanya ke beberapa teman dari pacarnya, didapat informasi jika perempuan itu sedang berada di jalan Sion, Kelurahan Sario Manado.

 Alberto dan teman pacarnya bergegas kesana untuk menemui pacarnya.

Setiba dilokasi yang dimaksud, Alberto mendapati pacarnya sedang pesta miras bersama beberapa orang, termasuk kedua pelaku. 

Karena emosi, korban mendobrak pintu rumah, soalnya pintu kena ke kedua pelaku yang kebetulan duduk dibelakang pintu.

"Adu mulut terjadi antara salah satu pelaku dengan korban hingga berujung perkelahian. Melihat temannya sedang berkelahi dengan korban, pelaku lainnya mencabut pisau lalu menikam dada kiri, leher depan korban.

Setelah mendapat dua tikaman, korban berupaya melarikan diri. Namun, pelaku kembali menikam korban di bagian pinggul," jelas Irham, Selasa (5/8/2025).

Kata Irham, warga yang melihat kejadian itu, langsung melerai lalu melarikan korban ke RS Bhayangkara Karombasan.

"Namun, setiba di rumah sakit dokter mengatakan korban sudah meninggal dunia," pungkasnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved