Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen 2 Tesalonika 1:8, Melawan Allah, Menuai Kebinasaan

Ketika mereka berdosa, melakukan hal-hal yang jahat dan menyakiti hati Tuhan, pasti mereka menerima akibatnya.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Meta AI
ALKITAB: Gambar ilustrasi Alkitab 

Seperti yang terjadi atau dialami oleh jemaat di Tesalonika. Mereka menunjukkan kepribadian dan profil sebagai anak-anak dan hamba Tuhan yang setia, karena mereka hidup dalam Tuhan.

Mereka terus tekun mencari Tuhan. Tapi justru kesetiaan mereka itu, ditentang oleh para guru palsu, nabi palsu dan orang-orang yang memusuhi dan melawan mereka.

Rasul Paulus dalam suratnya yang kedua kepada jemaat di Tesalonika, mengingatkan kepada mereka bahwa Tuhan sekali-kali tidak akan meninggalkan mereka.

Tuhan melihat hati mereka. Tuhan juga tahu dan sudah melihat penderitaan dan penindasan yang mereka alami.

Karena itu, mereka akan mendapatkan belas kasihan dan kasih karunia serta pembelaan dari Kristus. Mereka akan menjadi warga Kerajaan Kekal yang penuh damai, sukacita dan bahagia sempurna.

Sebaliknya, kepada semua penindas orang percaya yang setia kepada Tuhan, akan menerima pembalasan dari Tuhan.

Orang-orang yang tidak mengenal Allah dan yang telah menista umat Tuhan akan dihukum setimpal dengan pelanggaran mereka.

Kebinasaan akan menimpa mereka. Allah menghukum mereka untuk membalaskan segala penderitaan dan kesengsaraan umat-Nya.

Karena semua prilaku jahat mereka terlihat dan diketahui oleh Allah. 

Tidak ada yang tersembunyi. Maka kejahatan mereka akan menyertai mereka dalam hukuman kekal dari Allah.

Mereka tidak dapat menolak, apalagi melawan. Sebab mereka tidak lagi dibina, tapi akan dibinasakan.

Penghukuman Allah tidak sama dengan penghakiman dan penghukuman manusia.

Di dunia manusia masih bisa dibela, tapi di hadapan Tuhan, tidak ada lagi.

 Jika waktunya telah selesai, maka manusia akan menerima hukuman yang membinasakan dan menyengsarakan jiwanya untuk selamanya.

Terbebas dari hukuman dunia, tetapi tidak akan luput dari hukuman kekal.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved