Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, 2 Tesalonika 1:4, Bermegah Karena Ketabahan dan Iman dalam Penderitaan

Renungan harian kristen Senin 28 Juli 2025. Pembacaan alkitab terdapat pada 2 Tesalonika 1:4.

Editor: Chintya Rantung
Chintya Rantung/Tribun Manado
RENUNGAN - Khotbah harian kristen Senin 28 Juli 2025. Pembacaan alkitab terdapat pada 2 Tesalonika 1:4. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian kristen Senin 28 Juli 2025.

Pembacaan alkitab terdapat pada 2 Tesalonika 1:4.

1:4 sehingga dalam jemaat-jemaat Allah kami sendiri bermegah tentang kamu karena ketabahanmu dan imanmu dalam segala penganiayaan dan penindasan yang kamu derita.

Tema perenungan adalah Bermegah Karena Ketabahan dan Iman dalam Penderitaan.

Khotbah:

Bermegah Karena Ketabahan dan Iman dalam Penderitaan

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Bermegah dalam penderitaan bukanlah suatu hal yang mudah, apalagi berhadapan dengan penderitaan yang berat.
Namun kita perlu melihat dan memahami terlebih dahulu bagaimana bermegah dalam Tuhan.

"Bermegah dalam Tuhan" berarti kita memuliakan, memuji dan menghormati Tuhan atas segala perbuatan baik yang telah Dia lakukan dalam hidup kita.

Kita berupaya untuk menjadikan-Nya sebagai fokus dan pusat dalam hidup kita.

Dari pemahaman ini, kita bisa memahami bahwa bermegah karena ketabahan dan iman dalam penderitaan bukan berarti kita tidak peduli dengan berbagai persoalan dan tantangan hidup yang kita alami.

Tetapi, sesungguhnya kita belajar bahwa dalam penderitaan yang dialami, disitu akan nyata pertolongan Tuhan Allah yang sempurna.

Kita akan tiba pada titik kesadaran untuk menyadari bahwa kita memiliki kelemahan dan keterbatasan. Bermegah dalam penderitaan bukan untuk kepentingan diri sendiri atau memuaskan diri sendiri, melainkan berpusat pada Tuhan Allah yang layak menerima segala kemuliaan dan pujian.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Firman Tuhan hari ini menjelaskan bagaimana cara mengungkapkan sebuah pujian. Ia bermegah atau bangga 
ketika mendengar bagaimana ketabahan, kesabaran bahkan keteguhan iman jemaat di Tesalonika. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved